Dijegal Corona, Target Ekspor dan Serapan Batu Bara RI Meleset

Selasa, 27 Oktober 2020 - 13:01 WIB
loading...
Dijegal Corona, Target...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Pemerintah mencatat kinerja sektor pertambangan sampai dengan Agustus 2020 mengalami kontraksi. Hal ini tercermin pada permintaan domestik yang hanya mencapai 141 juta ton.

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut, serapan batu bara untuk Domestic Market Obligation (DMO) hanya mencapai 141 juta ton atau sekitar 90,9 persen dari target pemerintah pada tahun ini yakni 155 juta ton.

Di mana, harga batubara mengalami penurunan dari USD66,89 pada Februari 2020 atau turun turun 35,95 persen menjadi USD49,42 pada September. Airlangga mengutarakan, penurunan terjadi akibat dampak pandemi Covid-19.

(Baca juga: Hilirisasi Batu Bara Lamban, Jokowi Pecut Jajarannya Cari Solusi )

"Saat ini Indonesia masuk dalam proses pemulihan ekonomi nasional dan juga masih situasi dalam pandemi Covid-19. Oleh karena itu kami berharap bahwa momentum pemulihan ekonomi akan terus berlanjut hingga tahun 2001, bahkan di tahun 2002. Demikian pula dengan penanganan Covid-19," ujar Airlangga, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

Hal serupa juga terjadi pada target ekspor batu bara. Pemerintah memproyeksikan ekspor bisa mencapai 359 juta ton sampai akhir tahun 2020, namun per Oktober (year to date) baru mencapai 58,81 persen atau 232,3 juta ton.

Demikian pula dengan target pemerintah di sisi investasi. Dari target 7,7 miliar capaiannya baru 27,16 persen atau sebesar 2,1 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
Ayo Belajar Cara Investasi...
Ayo Belajar Cara Investasi ETF di IG Live MNC Sekuritas: Investasi Simpel dengan Diversifikasi Otomatis
Seminar dan Live Trading,...
Seminar dan Live Trading, Didimax Dorong Edukasi Trading yang Aman serta Mandiri
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
China Revisi Jumlah...
China Revisi Jumlah Korban Tewas Tragedi Tambang Batu Bara, dari 90 Jadi 82 Orang
Memahami Ide Kebijakan...
Memahami Ide Kebijakan Ekspor Satu Pintu Presiden Prabowo
Rekomendasi
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved