Menko Airlangga: Pintu Masuk Vaksin Covid-19 Ada di Badan POM

Selasa, 27 Oktober 2020 - 19:41 WIB
loading...
Menko Airlangga: Pintu...
Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pun menegaskan, bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan menjadi pintu masuk vaksin Covid-19 untuk Indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto pun menegaskan, bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) menjadi pintu masuk vaksin Covid-19 untuk Indonesia. Pemerintah menegaskan, bahwa pengadaan vaksin Covid-19 harus mengedepankan prinsip kehati-hatian.

Terutama harus sesuai dengan koridor ilmiah, kaidah ilmu pengetahuan, data science, serta standar kesehatannya. “Jadi, vaksin itu pintunya ada di Badan POM, FDA-nya Indonesia. Dan dengan demikian tentu prosedur daripada clinical trial harus dipenuhi,” katanya di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Selasa (27/10/2020).

(Baca Juga: Luhut Sebut Vaksinasi Covid-19 Bakal Molor dari November, Apa Pasal? )

Airlangga juga mengatakan, bahwa clinical trial vaksin Covid-19 di Bandung akan dievaluasi pada minggu pertama bulan Desember 2020. “Dan kemarin disampaikan bahwa clinical trial kita yang di Bandung, intern report awal minggu pertama Desember itu hasilnya bisa dievaluasi," paparnya.

Sementara itu, Airlangga mengungkapkan pengadaan vaksin dari luar negeri yang sudah dilakukan clinical trial diharapkan masuk pada bulan Desember. “Dan tentunya yang kedua dalam hal pengadaan vaksin jadi, yang sudah dilakukan juga clinical trial di negara lain itu diharapkan sudah bisa masuk juga di bulan Desember,” ungkap Airlangga.

Ditegaskan juga olehnya bahwa prosedur emergency use authorization akan tetap dipatuhi. “Nah dengan prosedur yang dipatuhi untuk emergency use authorization, maka tentu diharapkan BPOM bisa melakukan evaluasi. Karena Badan POM juga akan dapatkan laporan dari clinical trial yang dilakukan di negara lain, termasuk di Brazil,” lanjutnya.

(Baca Juga: Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Akan Memakan Waktu )

Dalam rangka proses clinical trial, Airlangga mengatakan bahwa BPOM telah mengirimkan tim ke beberapa negara pembuat vaksin Covid-19. Dan Badan POM juga akan melakukan kunjungan, sebagian kemarin ke Cina sudah mengirim tim.

“Kemudian juga G42 (Uni Emirat Arab) dan juga berangkat kemarin ke UK (United Kingdom). Jadi beberapa lokasi produksi juga dilihat. Sehingga cara pembuatan obat yang baik kemudian protokol daripada clinical trial, sehingga tentu utamanya adalah untuk keselamatan, aman dan efektif,” jelas Airlangga.

Dengan begitu, kata Airlangga jika persyaratan terpenuhi maka baru bisa dilaksanakan imunisasi vaksin Covid-19. “Jadi kalau seluruh persyaratan itu terpenuhi seperti yang disampaikan oleh bapak Presiden baru kita bisa lakukan imunisasi dengan perencanaan yang matang,” tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
Geopolitik Global Bergejolak,...
Geopolitik Global Bergejolak, GP Farmasi Indonesia Perkuat Ketahanan Industri Farmasi
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Untuk Pertama Kalinya...
Untuk Pertama Kalinya dalam Sejarah, Vaksin Buatan AI Diuji pada Manusia
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
PPATK Minta Tambahan...
PPATK Minta Tambahan Anggaran Rp516,4 M untuk Perkuat Pemberantasan TPPU
Momen Menarik Presiden...
Momen Menarik Presiden FIFA Masuk Kamar Ganti Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Mau Bebas Iuran Tahunan...
Mau Bebas Iuran Tahunan Seumur Hidup? Yuk, Ajukan Kartu Kredit MNC Bank Sekarang
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved