Airlangga Sebut Proses Vaksinasi Akan Memakan Waktu

Kamis, 22 Oktober 2020 - 15:10 WIB
loading...
Airlangga Sebut Proses...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa vaksin Covid-19 yang diadakan melalui jalur kerja sama internasional telah melalui uji klinis tahap III dan juga riset unggul.

"Nanti di akhir tahun ada tiga juta vaksin jadi. Diharapkan ada sertifikasi yang diperlukan, yaitu dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ," ujar Airlangga dalam video virtual di Jakarta, Kamis(22/10/2020). ( Baca juga:Izin Ruwet Investasi Macet, Disapu Pakai Omnibus Law )

Dia mengatakan, BPOM sudah mengirimkan timnya ke pabrik Sinovac. Kemudian, yang berikutnya juga ada sebagian vaksin yang diproduksi di Biofarma. "Tentu cara pembuatan obat yang baik juga harus disertifikasi. Kemudian juga akan ada hasil clinical trial III di Bandung," ucap Airlangga.

Airlangga melanjutkan, kalau seluruh persyaratan itu terpenuhi, baru sertifikasi bisa dikeluarkan. "Kalau sertifikasi dikeluarkan baru bisa dimulai persiapan untuk vaksinasi. Jadi itu memang akan memakan waktu," tambahnya.

Hal pertama yang ditekankan pemerintah tentu kehati-hatian, karena ini tentu melibatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Pemerintah tidak ingin ada efek-efek samping yang diakibatkan oleh vaksinasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
BPOM: 99,76 Persen AMDK...
BPOM: 99,76 Persen AMDK Merupakan Produk Dalam Negeri
Perluas Jaringan di...
Perluas Jaringan di 30 Titik Indonesia, Nia Nature Sediakan Suplemen Herbal Berstandar BPOM
Rekomendasi
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Darat dan Udara ke Afghanistan, 29 Tentara Taliban Tewas
Korupsi MBG Kejahatan...
Korupsi MBG Kejahatan Luar Biasa, Pemerintah Diminta Berikan Hukuman Berat
Logo HUT ke-81 RI Resmi...
Logo HUT ke-81 RI Resmi Diluncurkan, Karya Fajar Novario Asal Padang Terpilih
Berita Terkini
Dana Pemerintah Rp281...
Dana Pemerintah Rp281 Triliun Dijamin Parkir di Bank BUMN hingga Desember 2026
Sah! Berikut Jajaran...
Sah! Berikut Jajaran Direksi Bursa Efek Indonesia Periode 2026-2030
IHSG Berakhir Jatuh...
IHSG Berakhir Jatuh Makin Dalam Sentuh 5.820, Transaksi Cetak Rp8,7 Triliun
Seskab Teddy Beberkan...
Seskab Teddy Beberkan Keberhasilan Program Magang Nasional: 30% Peserta Langsung Kerja
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Tutup Akun Kredivo via...
Tutup Akun Kredivo via Link Sembarangan? Awas Risiko Phishing
Infografis
Negara NATO Ini Klaim...
Negara NATO Ini Klaim akan Diinvasi Rusia dalam Beberapa Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved