Mau Coba Main Saham? Simak Tips Trading ala Lo Kheng Hong
Rabu, 28 Oktober 2020 - 13:19 WIB
loading...
Lo Kheng Hong. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Bermain saham atau trading memiliki risiko tersendiri. Oleh sebab itu, trader pemula diwajibkan untuk menyerap ilmu dari pemain saham berpengalaman.
Salah satu trader berpengalaman asal Indonesia yaitu Lo Kheng Hong. Bahkan, dia sampai dijuluki sebagai Warren Buffetnya Indonesia. Dilansir dari buku Berkah dengan Investasi Syariah: Saham Syariah Kelas Pemula karya Mang Amsi, Rabu (28/10/2020), berikut cerita tentang sosok Lo Kheng Hong.
(Baca juga: IPO Melambungkan Kekayaan Miliarder China )
Lo Kheng Hong mulai berinvestasi saat dirinya berumur 20 tahun ketika dirinya menjadi seorang pegawai. "Saya dilahirkan dari keluarga yang berpenghasilan rendah. Orangtua saya hanya pegawai kecil. Saat tamat SMA, saya tidak punya biaya untuk kuliah. Kemudian saya bekerja di bagian tata usaha sebuah bank. Waktu itu saya disuruh-suruh untuk fotokopi dan lainnya, Kemudian, sambil bekerja, saya pun mulai kuliah. Saya memilih kampus yang murah sesuai kemampuan keuangan saya. Saat bekerja di bank itulah, saya mulai main saham. Saya sempat menjadi kepala cabang. Saya kemudiaan keluar dari bank dan fokus bermain saham," cerita Lo.
Lo Kheng Hong mengilustrasikan besarnya peluang gain dari investasi saham. Saat memilih saham pakan ternak, dia berijtihad karena bisnis ini sederhana dan tidak rumit.
Salah satu trader berpengalaman asal Indonesia yaitu Lo Kheng Hong. Bahkan, dia sampai dijuluki sebagai Warren Buffetnya Indonesia. Dilansir dari buku Berkah dengan Investasi Syariah: Saham Syariah Kelas Pemula karya Mang Amsi, Rabu (28/10/2020), berikut cerita tentang sosok Lo Kheng Hong.
(Baca juga: IPO Melambungkan Kekayaan Miliarder China )
Lo Kheng Hong mulai berinvestasi saat dirinya berumur 20 tahun ketika dirinya menjadi seorang pegawai. "Saya dilahirkan dari keluarga yang berpenghasilan rendah. Orangtua saya hanya pegawai kecil. Saat tamat SMA, saya tidak punya biaya untuk kuliah. Kemudian saya bekerja di bagian tata usaha sebuah bank. Waktu itu saya disuruh-suruh untuk fotokopi dan lainnya, Kemudian, sambil bekerja, saya pun mulai kuliah. Saya memilih kampus yang murah sesuai kemampuan keuangan saya. Saat bekerja di bank itulah, saya mulai main saham. Saya sempat menjadi kepala cabang. Saya kemudiaan keluar dari bank dan fokus bermain saham," cerita Lo.
Lo Kheng Hong mengilustrasikan besarnya peluang gain dari investasi saham. Saat memilih saham pakan ternak, dia berijtihad karena bisnis ini sederhana dan tidak rumit.
Lihat Juga :