7 Bank Kecil Masuk Kategori Gagal Bayar, Tenang Belum Berdampak Sistemik

Kamis, 29 Oktober 2020 - 09:22 WIB
loading...
7 Bank Kecil Masuk Kategori...
Berdasarkan assessmentLembaga Penjaminan Simpanan (LPS), terdapat 6-7 bank yang masuk kategori gagal bayar. Meski begitu Ekonom Indef Nailul Huda mengungkapkan, hal itu belum berdampak sistemik. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Berdasarkan assessment Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) , terdapat 6-7 bank yang masuk kategori gagal bayar. Meski begitu Ekonom Indef Nailul Huda mengungkapkan, hal itu belum berdampak sistemik kepada perbankan nasional.

"Karena yang bermasalah merupakan bank yang relatif lebih kecil dibandingkan bank lainnya, maka pengaruh kepada perbankan nasional juga minim dan cenderung tidak berdampak sistemik," kata Nailul Huda saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (29/10/2020).

(Baca Juga: 7 Bank Gagal Didominasi Perbankan Kecil, Ekonom: Perlu Diwaspadai )

Kata dia, bank yang gagal ini disebabkan kesulitan likuiditpas dan penyaluran pinjaman yang bermasalah. "Mereka saat ini kesulitan dalam hal likuiditas, penyaluran pinjaman, maupun kredit bermasalah. Tiga masalah ini biasanya muncul waktu-waktu krisis seperti sekarang," bebernya.

Dalam kesempatan yang sama, Ekonom Core Piter Abdullah menilai agar LPS bisa mencari solusi dalam menangani perbankan yang alami kegagalan. "LPS sudah bisa ikut mengawasi dan mencarikan solusi atas bank tersebut. Jadi harus benar dulu definisi bank gagalnya," tandasnya.

(Baca Juga: Dana-Dana dari Bank Kakap Sudah Balik Lagi ke Bank Cere )

Sebelumnya LPS menerangkan, kondisi sejumlah bank tersebut belum berada pada level membahayakan atau masih dalam batas normal. Menurut Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa bahwa tren bank gagal bayar pada tahun ini masih sama dengan tahun lalu.

Dalam satu tahun, Purbaya menjelaskan, biasanya LPS juga menerima setidaknya 6-7 bank yang gagal bayar. Ke depan, LPS akan terus mewaspadai kemungkinan adanya bank yang gagal bayar.

Secara umum Ia menilai, industri perbankan mengalami perbaikan kinerja baik dari sisi kualitas maupun aset. Dana pihak ketiga (DPK) yang tadinya banyak masuk ke bank besar kini sudah mulai kembali masuk ke bank kecil.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Bakal Tempatkan...
Purbaya Bakal Tempatkan Dana Rp400 Triliun Lagi di Himbara
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
33 Bank Siap Gelontorkan...
33 Bank Siap Gelontorkan Kredit Rp178 Triliun ke Danantara, Buat Apa?
SMBC Indonesia Fokus...
SMBC Indonesia Fokus Optimalkan Ketahanan Bisnis
Rayakan Usia 6 Dekade,...
Rayakan Usia 6 Dekade, Bank Papua Gelar Turnamen Tenis Bank Papua Open 2026
Viral, Pria India Bawa...
Viral, Pria India Bawa Mayat Saudaranya ke Bank untuk Tarik Uang Korban
Bank BRI Buka Lowongan...
Bank BRI Buka Lowongan Kerja BBAP 2026, Fresh Graduate Bisa Daftar
Rekomendasi
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
Berita Terkini
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Tak Sekadar Nyaman,...
Tak Sekadar Nyaman, Hunian Masa Depan Kini Mengandalkan Energi Hijau
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Program CID Pertamina...
Program CID Pertamina Patra Niaga Ubah Tantangan Lokal Jadi Peluang Usaha
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Keamanan Aset Kripto...
Keamanan Aset Kripto Bukan Hanya soal Teknologi, tetapi Kesadaran Pengguna
Infografis
Sri Lanka Bangkrut,...
Sri Lanka Bangkrut, Gagal Bayar Utang dan Politik Dinasti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved