Memaknai Kunjungan Menlu AS Pompeo Bertemu Jokowi, Benarkah Mengincar Natuna?
Kamis, 29 Oktober 2020 - 23:52 WIB
loading...
A
A
A
Saat konferensi pers bersama Menlu Retno Marsudi kemarin, AS menyatakan ingin meningkatkan investasi di Indonesia. Negeri Paman Sam akan mendorong lebih banyak pengusaha Amerika untuk melakukan hubungan ekonomi dengan Indonesia. Kedua pihak sepakat untuk memperkuat hubungan ekonomi, khususnya untuk memperkuat rantai pasokan global dan mempercepat pemulihan ekonomi.
Bagi Indonesia ini jelas merupakan kesempatan baik karena investasi asing memang sedang ditunggu-tunggu demi mengerek pertumbuhan ekonomi yang kini lesu karena terdampak pandemi. Apalagi pada kuartal III/2020 nilai investasi AS di Indonesia masih di luar lima besar.
Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia terbesar berasal dari Singapura senilai USD2,5 miliar, China (USD1,1 miliar), Jepang (USD0,9 miliar), Hong Kong (USD0,7 miliar), dan Belanda (US0,5 miliar).
AS yang mengklaim diri sebagai negara Adidaya tentu ingin menancapkan pengaruh sebesar-besarnya di negara-negara mitra dagangnya termasuk Indonesia. Mereka tidak ingin kalah dari China yang notabene kini sedang mesra-mesranya berhubungan dengan Indonesia, terutama di bidang perdagangan dan ekonomi.
(Baca Juga: Jokowi Ingin Amerika Jadi Sahabat Indonesia )
Bagi Indonesia ini jelas merupakan kesempatan baik karena investasi asing memang sedang ditunggu-tunggu demi mengerek pertumbuhan ekonomi yang kini lesu karena terdampak pandemi. Apalagi pada kuartal III/2020 nilai investasi AS di Indonesia masih di luar lima besar.
Data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat, Penanaman Modal Asing (PMA) di Indonesia terbesar berasal dari Singapura senilai USD2,5 miliar, China (USD1,1 miliar), Jepang (USD0,9 miliar), Hong Kong (USD0,7 miliar), dan Belanda (US0,5 miliar).
AS yang mengklaim diri sebagai negara Adidaya tentu ingin menancapkan pengaruh sebesar-besarnya di negara-negara mitra dagangnya termasuk Indonesia. Mereka tidak ingin kalah dari China yang notabene kini sedang mesra-mesranya berhubungan dengan Indonesia, terutama di bidang perdagangan dan ekonomi.
(Baca Juga: Jokowi Ingin Amerika Jadi Sahabat Indonesia )
Lihat Juga :