PLN Bukukan Penjualan Listrik di Tengah Pandemi Sebesar Rp205 Triliun
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 23:35 WIB
loading...
A
A
A
Adapun earnings before interest, tax, depreciation and amortization (EBITDA) perusahaan sampai dengan kuartal III 2020 sebesar Rp55,9 triliun dengan EBITDA margin sebesar 22,5%.
Dia juga mengutarakan, di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti saat ini, perseroan tetap terus melakukan upaya efisiensi biaya usaha. Selama kuartal III 2020, Biaya Pokok Penyediaan Tenaga Listrik (BPP) perseroan sebesar Rp1.340 per kWh lebih rendah Rp48 per kWh atau 3,4% dibandingkan BPP di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.388 per kWh.
Sebelumnya, pemerintah memberikan stimulus dalam bentuk pembebasan tagihan rekening listrik dan keringanan biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA rumah tangga subsidi yang diperpanjang hingga bulan Desember 2020. Stimulus listrik ini berlaku selama 6 bulan, yaitu April-September 2020. ( Baca juga:Bidik Pelaku UMKM, Produsen Gerobak Listrik Ini Buka 10 Jaringan Penjualan )
Selain itu, stimulus juga diberikan dalam bentuk pembebasan biaya abanomen bagi pelanggan golongan sosial, bisnis dan industri sampai dengan 900 VA dan pembebasan rekening minimum (emin) bagi pelanggan PLN golongan sosial, bisnis, dan industri, termasuk layanan khusus dengan daya mulai 1.300 VA yang berlaku mulai dari Juli hingga Desember 2020.
Dia juga mengutarakan, di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti saat ini, perseroan tetap terus melakukan upaya efisiensi biaya usaha. Selama kuartal III 2020, Biaya Pokok Penyediaan Tenaga Listrik (BPP) perseroan sebesar Rp1.340 per kWh lebih rendah Rp48 per kWh atau 3,4% dibandingkan BPP di periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1.388 per kWh.
Sebelumnya, pemerintah memberikan stimulus dalam bentuk pembebasan tagihan rekening listrik dan keringanan biaya listrik kepada pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA rumah tangga subsidi yang diperpanjang hingga bulan Desember 2020. Stimulus listrik ini berlaku selama 6 bulan, yaitu April-September 2020. ( Baca juga:Bidik Pelaku UMKM, Produsen Gerobak Listrik Ini Buka 10 Jaringan Penjualan )
Selain itu, stimulus juga diberikan dalam bentuk pembebasan biaya abanomen bagi pelanggan golongan sosial, bisnis dan industri sampai dengan 900 VA dan pembebasan rekening minimum (emin) bagi pelanggan PLN golongan sosial, bisnis, dan industri, termasuk layanan khusus dengan daya mulai 1.300 VA yang berlaku mulai dari Juli hingga Desember 2020.
(uka)
Lihat Juga :