Kinerja BTN On Track di Tengah Pandemi Corona
Jum'at, 08 Mei 2020 - 16:17 WIB
loading...
Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja perseroan masih tetap baik dan on track di tengah pandemi Corona atau Covid-19. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Di tengah pandemi Covid-19 yang memukul sejumlah sektor ekonomi, termasuk di antaranya perbankan, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mencatatkan kinerja perseroan TWl masih tetap baik dan on track. BTN masih optimistis bisnis di sejumlah industri ada yang masih bertumbuh.
"Pada industri yang masih berpeluang untuk bertahan dan tumbuh tersebut, BTN akan ikut andil menyokong pertumbuhannya agar laju ekonomi tetap berjalan," kata Direktur Utama BTN Pahala N Mansury di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Perbankan memegang peranan cukup besar dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat agar tetap bertahan dalam pandemi Covid-19. Oleh karena itu , menurutnya, perbankan perlu melakukan inovasi layanan jasa keuangan agar dapat terus memfasilitasi masyarakat dalam mengakses jasa keuangan dari perbankan.
“Agar hal tersebut dapat optimal dilakukan perbankan, maka bank harus sehat dan berkinerja baik. Alhamdulillah sampai dengan saat ini bisnis BTN masih berjalan baik,” katanya.
Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan kredit BTN yang masih tumbuh sekitar 4,59% atau telah menyalurkan kredit sampai dengan TW 1 tahun 2020 sekitar Rp253,25 triliun. Selain rasio-rasio keuangan perseroan juga masih terjaga baik. Dimana rasio cadangan terhadap NPL meningkat dan sekarang sudah di atas 100%, sehingga mengurangi pengaruh volatilitas ekonomi ke laba dan juga permodalan.
"Pada industri yang masih berpeluang untuk bertahan dan tumbuh tersebut, BTN akan ikut andil menyokong pertumbuhannya agar laju ekonomi tetap berjalan," kata Direktur Utama BTN Pahala N Mansury di Jakarta, Jumat (8/5/2020).
Perbankan memegang peranan cukup besar dalam mendorong aktivitas ekonomi masyarakat agar tetap bertahan dalam pandemi Covid-19. Oleh karena itu , menurutnya, perbankan perlu melakukan inovasi layanan jasa keuangan agar dapat terus memfasilitasi masyarakat dalam mengakses jasa keuangan dari perbankan.
“Agar hal tersebut dapat optimal dilakukan perbankan, maka bank harus sehat dan berkinerja baik. Alhamdulillah sampai dengan saat ini bisnis BTN masih berjalan baik,” katanya.
Hal ini dapat dilihat dari pertumbuhan kredit BTN yang masih tumbuh sekitar 4,59% atau telah menyalurkan kredit sampai dengan TW 1 tahun 2020 sekitar Rp253,25 triliun. Selain rasio-rasio keuangan perseroan juga masih terjaga baik. Dimana rasio cadangan terhadap NPL meningkat dan sekarang sudah di atas 100%, sehingga mengurangi pengaruh volatilitas ekonomi ke laba dan juga permodalan.
Lihat Juga :