Bendungan Tapin Rampung, Dukung Peningkatan Produksi Pangan di Kalsel
Minggu, 01 November 2020 - 21:00 WIB
loading...
A
A
A
"Selanjutnya pada tahap 2 akan dilanjutkan pengisian air waduk ke atas sampai dengan selesainya hidromekanikal, dilakukan pekerjaan plugging tahap 2, pemantauan terhadap instrumentasi dan kondisi timbunan, dan pekerjaan hidromekanikal. Terakhir pada tahap ke 3 dilakukan pengisian air waduk sampai ke elevasi +145,50 hingga puncak mercu spillway," tuturnya.
(Baca Juga: Menteri PUPR Pastikan Empat Bendungan Selesai Akhir Desember 2020)
Bendungan Tapin dibangun dengan tipe Timbunan Batu Zonal Inti Tegak dan memiliki kapasitas tampung 70,52 m3. Dengan selesainya pembangunan bendungan ini akan berpotensi memberikan layanan irigasi di Kabupaten Tapin sebesar 5.472 hektare.
Keberadaan bendungan ini diharapkan juga dapat menyediakan air baku untuk wilayah Rantau yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Tapin sebesar 500 liter/detik, mereduksi banjir sebesar 107 m3/detik, konservasi air (ground water recharge), destinasi wisata di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapin, dan sumber air untuk PLTA sebesar 3,30 MW. Pembangunan bendungan telah dimulai akhir 2015 dengan biaya sebesar Rp1,058 triliun.
(Baca Juga: Menteri PUPR Pastikan Empat Bendungan Selesai Akhir Desember 2020)
Bendungan Tapin dibangun dengan tipe Timbunan Batu Zonal Inti Tegak dan memiliki kapasitas tampung 70,52 m3. Dengan selesainya pembangunan bendungan ini akan berpotensi memberikan layanan irigasi di Kabupaten Tapin sebesar 5.472 hektare.
Keberadaan bendungan ini diharapkan juga dapat menyediakan air baku untuk wilayah Rantau yang menjadi Ibu Kota Kabupaten Tapin sebesar 500 liter/detik, mereduksi banjir sebesar 107 m3/detik, konservasi air (ground water recharge), destinasi wisata di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tapin, dan sumber air untuk PLTA sebesar 3,30 MW. Pembangunan bendungan telah dimulai akhir 2015 dengan biaya sebesar Rp1,058 triliun.
(fai)
Lihat Juga :