Penerapan Protokol Kesehatan Dorong Peningkatan Okupansi Hotel
Senin, 02 November 2020 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
“Penerapan protokol kesehatan di The Nusa Dua juga menjadi daya tarik sekaligus mampu meningkatkan kepercayaan wisatawan untuk kembali berkunjung. Hal ini terlihat dari adanya perkembangan positif tingkat hunian kamar (okupansi) di The Nusa Dua,” ujar Ardita dalam siaran persnya kemarin. (Baca juga: Banyak Kaum Santri Sudah Berperan di Kancah Internasional)
Dia mengungkapkan, hingga akhir Oktober 2020, tercatat tingkat hunian kamar rata-rata di The Nusa Dua mencapai 8,71%, meningkat bila dibandingkan dengan tingkat hunian kamar di bulan September yang hanya sebesar 4,63%. Tingkat hunian kamar bulan Oktober ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding tingkat hunian kamar pada awal masa pandemi yang pernah menyentuh angka di bawah 2%.
Selama libur panjang ini, lanjut dia, tingkat hunian kamar juga menunjukkan lonjakan. Mulai tanggal 27 hingga 30 Oktober, tingkat hunian kamar harian rata-rata The Nusa Dua berkisar antara 13– 23,5%.
Sejak dibuka kembali bagi kunjungan wisatawan Nusantara pada 31 Juli lalu, bisnis pariwisata di The Nusa Dua mulai berangsur-angsur bergerak kembali. “Kami bersyukur atas pertumbuhan tingkat hunian kamar di The Nusa Dua dan kami optimistis tren positif ini akan terus terjaga dengan promosi serta konsistensi kami dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Ardita. (Lihat videonya: Kerajinan Tangan Bali yang Kerap jadi Incaran Wisatawan)
Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua, pemeriksaan kesehatan dimulai dari pintu gerbang utama. (Rakhmat Baihaqi)
Dia mengungkapkan, hingga akhir Oktober 2020, tercatat tingkat hunian kamar rata-rata di The Nusa Dua mencapai 8,71%, meningkat bila dibandingkan dengan tingkat hunian kamar di bulan September yang hanya sebesar 4,63%. Tingkat hunian kamar bulan Oktober ini juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dibanding tingkat hunian kamar pada awal masa pandemi yang pernah menyentuh angka di bawah 2%.
Selama libur panjang ini, lanjut dia, tingkat hunian kamar juga menunjukkan lonjakan. Mulai tanggal 27 hingga 30 Oktober, tingkat hunian kamar harian rata-rata The Nusa Dua berkisar antara 13– 23,5%.
Sejak dibuka kembali bagi kunjungan wisatawan Nusantara pada 31 Juli lalu, bisnis pariwisata di The Nusa Dua mulai berangsur-angsur bergerak kembali. “Kami bersyukur atas pertumbuhan tingkat hunian kamar di The Nusa Dua dan kami optimistis tren positif ini akan terus terjaga dengan promosi serta konsistensi kami dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat,” tegas Ardita. (Lihat videonya: Kerajinan Tangan Bali yang Kerap jadi Incaran Wisatawan)
Sebagai bentuk penerapan protokol kesehatan di Kawasan The Nusa Dua, pemeriksaan kesehatan dimulai dari pintu gerbang utama. (Rakhmat Baihaqi)
(ysw)
Lihat Juga :