Perpanjangan GSP Penting Agar Produk RI Bisa Bersaing di Amerika
Senin, 02 November 2020 - 22:26 WIB
loading...
Ilustrasi furnitur Indonesia. Foto/Dok SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Keputusan Pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang preferensi tarif Generalized System of Preferences (GSP) kepada Indonesia pada tanggal 30 Oktober 2020 lalu dinilai membawa optimisme baru bagi peningkatan kerjasama bisnis yang lebih erat diantara kedua negara. Disamping menggenjot arus perdagangan dua arah, manfaat lain yang bisa dipetik Indonesia adalah kerjasama di bidang investasi.
Menurut Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk AS Muhammad Lutfi, perpanjangan GSP ini tidak terlepas dari hubungan bilateral yang dijalin dengan sangat baik antara Indonesia dan AS, termasuk di tingkat pemimpin kedua negara.
"Fasilitas GSP sangat penting dalam membantu agar produk-produk ekspor unggulan Indonesia dapat terus kompetitif di pasar AS yang memang dikenal memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Apalagi selama ini AS merupakan pasar ekspor non-migas terbesar kedua di dunia bagi Indonesia," ujar mantan Menteri Perdagangan itu dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Senin (2/11/2020).
(Baca juga: Konjen RI di New York Imbau WNI Waspada Antisipasi Dampak Pemilu AS )
Dalam catatannya, pada 2019 ekspor Indonesia dengan fasilitas GSP mencapai USD2,61 miliar atau setara dengan 13,1 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia ke AS berjumlah USD20,1 miliar.
Menurut Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk AS Muhammad Lutfi, perpanjangan GSP ini tidak terlepas dari hubungan bilateral yang dijalin dengan sangat baik antara Indonesia dan AS, termasuk di tingkat pemimpin kedua negara.
"Fasilitas GSP sangat penting dalam membantu agar produk-produk ekspor unggulan Indonesia dapat terus kompetitif di pasar AS yang memang dikenal memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Apalagi selama ini AS merupakan pasar ekspor non-migas terbesar kedua di dunia bagi Indonesia," ujar mantan Menteri Perdagangan itu dalam konferensi pers secara virtual, Jakarta, Senin (2/11/2020).
(Baca juga: Konjen RI di New York Imbau WNI Waspada Antisipasi Dampak Pemilu AS )
Dalam catatannya, pada 2019 ekspor Indonesia dengan fasilitas GSP mencapai USD2,61 miliar atau setara dengan 13,1 persen dari keseluruhan ekspor Indonesia ke AS berjumlah USD20,1 miliar.
Lihat Juga :