Belum 'Klik' dengan Korporasi Besar, UMKM Nasional Kurang Berdaya Saing
Selasa, 03 November 2020 - 19:03 WIB
loading...
A
A
A
Dia menuturkan, secara skill atau produktivitas yang diinginkan masih belum sesuai dengan kebutuhan korporasi. Hal ini yang membuat UMKM kurang dilirik meski potensinya besar jika terus digali.
"Ini yang harus dibenahi. Salah satunya kita tidak bisa mengejar sekolah formal tetapi kita harus cepat melaksanakan sekolah kejuruan atau vokasi," tuturnya.
(Baca Juga: Menteri Teten Dorong UMKM Manfaatkan Fasilitas GSP AS)
Enrico melanjutkan, peningkatan produktivitas pelaku usaha UMKM tidak hanya melalui regulasi pemerintah namun juga bisa melalui bisnis ke bisnis (B2B). Menurut dia, adanya krisis yang disebabkan pandemi Covid-19 ini bisa menjadi peluang bagi UMKM.
"Dengan krisis Covid-19 ini banyak mendisrupsi mata rantai produksi sehingga perusahaan besar bisa mencari partner atau pemasok dagang dari lokal. Untuk itu harus dilakukan reformasi atau gebrakan agar perusahaan besar mau melirik perusahaan lokal," tandasnya.
"Ini yang harus dibenahi. Salah satunya kita tidak bisa mengejar sekolah formal tetapi kita harus cepat melaksanakan sekolah kejuruan atau vokasi," tuturnya.
(Baca Juga: Menteri Teten Dorong UMKM Manfaatkan Fasilitas GSP AS)
Enrico melanjutkan, peningkatan produktivitas pelaku usaha UMKM tidak hanya melalui regulasi pemerintah namun juga bisa melalui bisnis ke bisnis (B2B). Menurut dia, adanya krisis yang disebabkan pandemi Covid-19 ini bisa menjadi peluang bagi UMKM.
"Dengan krisis Covid-19 ini banyak mendisrupsi mata rantai produksi sehingga perusahaan besar bisa mencari partner atau pemasok dagang dari lokal. Untuk itu harus dilakukan reformasi atau gebrakan agar perusahaan besar mau melirik perusahaan lokal," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :