Trump Jadi Presiden AS Lagi Bikin Ekonomi RI Rugi, Kok Bisa?

Rabu, 04 November 2020 - 09:41 WIB
loading...
Trump Jadi Presiden...
Ekonom menilai, jika Donald Trump kembali menang akan berdampak negatif pada ekonomi Indonesia. Meski menurutnya tergantung pada kebijakan dan program yang dibuat oleh para calon di Pilpres AS. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Nailul Huda menilai, hasil pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) tergantung pada kebijakan dan program yang dibuat oleh para calon. Tentunya kebijakan dan program itu bakal mempengaruhi ekonomi Indonesia , mengingat dampak raksasa ekonomi dunia itu sangat besar.

Apalagi saat ini, hasil suara yang dikumpulkan belum merata dan masing-masing kandidat memiliki suara yang seimbang. "Jadi dampak kepada Indonesia bisa dilihat dari program-program yang ditawarkan oleh masing-masing kandidat," kata Nailul Huda saat dihubungi MNC News Portal, Rabu (4/11/2020).

(Baca Juga: Trump Menang Lawan Biden, Pasar Saham RI Ambrol )

Menurutnya, jika Donald Trump kembali menang akan berdampak negatif pada ekonomi Indonesia. Hal ini seiring perang dagang akan masih berlanjut.

"Kalau Trump udah pasti akan mementingkan kepentingan AS dibandingkan dengan kepentingan global. Perang dagang dengan China pasti akan berlanjut, dan itu merugikan Indonesia," katanya.

(Baca Juga: Efek Hasil Pilpres AS, Ekspor Bakal Naik Tapi Investasi Bisa Terhambat )

Selain itu, bisa jadi fasilitas perdagangan Indonesia untuk AS dikurangi. Efek dari perang dagang ini bisa negatif bagi ekonomi Indonesia. "Ekonomi Indonesia bisa sangat tertekan," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Gelombang PHK Ancam...
Gelombang PHK Ancam Industri Strategis, Regulasi yang Menggerus Daya Saing Harus Ditinjau Ulang
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
6 Fakta Perayaan Ulang...
6 Fakta Perayaan Ulang Tahun AS ke-250, Bill Clinton: Masa Depan Kita Dipertanyakan
Perusahaan Belgia Beri...
Perusahaan Belgia Beri Trump Cincin Emas dengan 321 Berlian usai Hapus Tarif
Trump Terkejut Lihat...
Trump Terkejut Lihat Banyak Orang Tangisi Khamenei: Saya Pikir Orang-orang Membencinya
Rekomendasi
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
AS Tebar Ancaman ke...
AS Tebar Ancaman ke Banyak Negara agar Tidak Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Apakah Efektif?
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Infografis
Demo Menentang Presiden...
Demo Menentang Presiden AS Donald Trump Digelar di Penjuru Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved