Efek Hasil Pilpres AS, Ekspor Bakal Naik Tapi Investasi Bisa Terhambat

Rabu, 04 November 2020 - 08:45 WIB
loading...
Efek Hasil Pilpres AS,...
Ekonom menakar efek pilpres AS bagi Indonesia, dari sisi kebijakan manufaktur, baik Biden maupun Trump akan cenderung menerapkan kebijakan yang inward-looking, meskipun dengan derajat yang berbeda. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Masyarakat Negeri Paman Sam tengah menanti pemimpin baru melalui pemilihan presiden (pilpres) Amerika Serikat (AS) . Siapakah yang terpilih di antara Donald Trump dari Partai Republik atau Joe Biden dari Partai Demokrat? Hasilnya bukan hanya akan memengaruhi kehidupan masyarakat AS, tapi juga dunia karena keberadaannya sebagai negara adi daya, termasuk Indonesia .

(Baca Juga: Ekonomi AS Bangkit dari Resesi, Apa Pengaruhnya ke Indonesia? )

Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, dari sisi kebijakan manufaktur, baik Biden maupun Trump akan cenderung menerapkan kebijakan yang inward-looking, meskipun dengan derajat yang berbeda. Hal ini tercermin dari beberapa slogan mereka, seperti “American First” dari sisi Trump, sementara dari sisi Biden, “Made in All of America”, yang keduanya menekankan tentang prioritas pemerintah AS terhadap manufaktur domestik.

"Kesamaan keduanya juga terlihat dari sentimen yang disajikan terkait invasi produk dari Tiongkok. Keduanya menganggap bahwa produk dari Tiongkok mengganggu aktivitas manufaktur di AS. Khusus Biden, akan cenderung menekan Tiongkok melalui protokol multilateral, dan tidak menekankan pada kebijakan tarif, meskipun tidak disebutkan pula bahwa ia akan menunda kebijakan tarif AS," kata Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (4/11/2020).

Efek Hasil Pilpres AS, Ekspor Bakal Naik Tapi Investasi Bisa Terhambat


Ia juga menekankan, bahwa kerjasama dengan negara dekat AS harus diperkuat, sehingga selain Tiongkok, sangat mungkin kerjasama dagang antara AS dan negara lainnya dapat membaik.

"Dengan kebijakan dagang keduanya yang masih cenderung menganggap Tiongkok sebagai kompetitor, maka diperkirakan pengenaan kebijakan dagang kepada Tiongkok tidak banyak berubah, meskipun mungkin bila Biden yang terpilih, maka pendekatannya akan cenderung lebih lunak," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
Mahkamah Agung Tolak...
Mahkamah Agung Tolak Gugatan Trump Batalkan Hasil Pilpres AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved