Jelang Ramadhan, Impor Kurma Meningkat 52%

Rabu, 15 April 2020 - 23:56 WIB
loading...
Jelang Ramadhan, Impor...
Ilustrasi buah kurma. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor kurma selama bulan Maret 2020 mengalami kenaikan. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan kenaikan impor kurma ini terjadi menjelang Ramadhan yang jatuh pada akhir bulan April ini.

"Kalau kita melihat sepuluh barang terbesar impor Maret, salah satunya buah kurma yang biasa impor jelang Ramadhan," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video conference, Rabu (15/4/2020).

Berdasarkan data BPS, impor kurma selama bulan Maret 2020 mencapai USD25,9 juta atau naik 52,35% dari bulan sebelumnya yang hanya USD17 juta. Impor kurma bulan Maret 2020 juga meningkat 32,82% dibandingkan bulan Maret 2019 yang sebesar USD19,5 juta.

Adapun secara kumulatif yaitu periode Januari-Maret 2020, total impor kurma mencapai USD54,2 juta. Angka ini meningkat 39,33% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019 sebesar USD38,9 juta.

Selain itu, BPS mencatat impor barang konsumsi selama Maret 2020 meningkat 43,8% menjadi USD1,27 miliar. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu, impor barang konsumsi naik 10,66%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Ini Pendorong Ekonomi...
Ini Pendorong Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026
BPS: Ekonomi Indonesia...
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61% di Kuartal I-2026
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan...
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan Bakal Dicek Ulang, Mensos: Tuntas 2 Bulan
Tumbuh 5,37 Persen,...
Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Ekonomi Banten 2025 Tertinggi Pascapandemi
Rekomendasi
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Vajiralongkorn, Raja...
Vajiralongkorn, Raja Terkaya di Dunia yang Miliki 52 Kapal Emas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved