Trump Nyaris Susul Biden, IHSG Ditutup Melempem
Rabu, 04 November 2020 - 17:05 WIB
loading...
A
A
A
Mino menyebut, respon para investor tidak terlepas dengan pengalaman selama Donald Trump menjabat sebagai presiden AS di periode pertamanya yang kurang baik, seperti adanya isu perang dagang.
"Nah ini keliatannya masih membekas di benak investor sehingga ketika perhitungan sementara kelihatannya mengarah ke kemenangan Donald Trump, market reaksinya cukup negatif," katanya.
Dia menyebut, sentimen yang ditunjukkan oleh investor bukan hari ini saja terkait Pemilu AS, sejak perdagangan kemarin, menurutnya harapan terhadap kemenangan Joe Biden telah terlihat dengan menghijaunya IHSG.
"Berdasarkan poling Joe Biden kemungkinan menang dengan 52 persen dan respon market kita cukup positif, kemarin kita menguat hampir 1 persen. Jadi memang keliatannya investor di Indonesia lebih nyaman kalau yang jadi presiden Joe Biden, tentunya dengan pengalaman di sepanjang pemerintahan Presiden Donald Trump banyak isu-isu yang boleh dibilang cukup merugikan di pasar modal kita," ucapnya.
"Nah ini keliatannya masih membekas di benak investor sehingga ketika perhitungan sementara kelihatannya mengarah ke kemenangan Donald Trump, market reaksinya cukup negatif," katanya.
Dia menyebut, sentimen yang ditunjukkan oleh investor bukan hari ini saja terkait Pemilu AS, sejak perdagangan kemarin, menurutnya harapan terhadap kemenangan Joe Biden telah terlihat dengan menghijaunya IHSG.
"Berdasarkan poling Joe Biden kemungkinan menang dengan 52 persen dan respon market kita cukup positif, kemarin kita menguat hampir 1 persen. Jadi memang keliatannya investor di Indonesia lebih nyaman kalau yang jadi presiden Joe Biden, tentunya dengan pengalaman di sepanjang pemerintahan Presiden Donald Trump banyak isu-isu yang boleh dibilang cukup merugikan di pasar modal kita," ucapnya.
(ind)
Lihat Juga :