Pengusaha Sebut Stimulus Covid RI Lebih Kecil dari Negara Lain, Ini Kata Kemenkeu

Rabu, 04 November 2020 - 20:02 WIB
loading...
Pengusaha Sebut Stimulus...
Anggaran PEN kedua terbesar sudah dialokasikan untuk UMKM. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang CSR dan Persaingan Usaha Suryani S Motik menyebut anggaran stimulus virus Corona (Covid-19), di Indonesia masih kecil apabila dibandingkan dengan negara tetangga yakni Malaysia.

Terkait hal itu, Staf Khusus Menteri Keuangan Yustinus Prastowo mengungkapkan pemerintah masih perlu menyesuaikan bentuk stimulus agar lebih dapat tepat sasaran dan cepat terealisasi.

(Baca juga: Hanya 4% dari PDB, Stimulus Covid-19 di Indonesia Lebih Kecil dari Malaysia )

"Jadi kami sadar. Namun yang optimal yang bisa kita lakukan. Dan sekarang pemerintah mengevaluasi dari yang ada seberapa signifikan, capaiannya seberapa optimal," ujar dia dalam webinar DPP PAN, Rabu (4/11/2020).

Akan tetapi, dari sisi berimbang atau tidak, Yustinus memastikan anggaran PEN kedua terbesar sudah dialokasikan untuk UMKM. "Kita ketahui, untuk insentif usaha memang besar, namun sebagian besar diberikan pada karyawan. Maka itu Rp230 triliun untuk Bansos, masih ditambah Rp123 triliun UMKM, dan ditambah lagi alokasi untuk karyawan dan sebagainya," tandas dia.

(Baca juga: Hore! Pemberian Bansos Tunai Diperpanjang hingga 2021 )

Sebelumnya, pemerintah telah menggelontorkan uang untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp695,2 triliun. Dana tersebut guna penanganan kesehatan, bantuan UMKM, bantuan sosial (Bansos), insentif dunia usaha dan sebagainya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Berita Pemangkasan Gaji...
Berita Pemangkasan Gaji ke-13 ASN Dipastikan Hoaks, Pencairan Tetap Juni 2026
Purbaya Sempat Dilarikan...
Purbaya Sempat Dilarikan ke RS: Kini Kondisi Sehat dan Gula Darah Normal
Tepis Kabar Sakit Pinggang...
Tepis Kabar Sakit Pinggang Parah, Menkeu Purbaya Tiba-tiba Muncul Berenang
Pansel OJK Sudah Dibentuk,...
Pansel OJK Sudah Dibentuk, Istana Ungkap Menerima Usulan Nama dari Kemenkeu
Setelah Bea Cukai, Giliran...
Setelah Bea Cukai, Giliran Puluhan Pejabat Pajak Dirombak Purbaya Sore Ini
Redenominasi: Sinyal...
Redenominasi: Sinyal Kebijakan atau Sekadar Kosmetik Moneter?
Disdik Kalteng Bersama...
Disdik Kalteng Bersama Kemenkeu Edukasi Keuangan Negara untuk 30.000 Siswa SMA
Menuju Indonesia Emas...
Menuju Indonesia Emas 2045, Generasi Muda Diminta Kawal Pengelolaan APBN dan APBD
Rekomendasi
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Ini Bukti Kekejaman...
Ini Bukti Kekejaman Israel yang Lebih Biadab dari ISIS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved