Berat, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Diproyeksi Masih Negatif
Kamis, 05 November 2020 - 14:52 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Ngeri, Situasi Ekonomi Disebut Mengarah pada Gelombang Kebangkrutan Massal)
"Sektor transportasi dan pergudangan sedikit membaik tapi masih -16,7%. Artinya, mobilitas masyarakat untuk bepergian masih cukup rendah. Sementara itu pada kuartal ke IV nanti ada peak season yakni Libur Natal dan Tahun Baru. Jika sektor transportasi masih rendah artinya libur panjang belum mampu meningkatkan belanja di sektor retail dan pariwisata," tandasnya.
Sementara itu, sektor pariwisata belum pulih. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan penyediaan akomodasi dan makanan-minuman masih mengalami kontraksi -11,85%. Sektor pariwisata diprediksi menjadi sektor paling akhir yang mengalami recovery. "Apakah 2021 atau 2022 masih belum dapat dipastikan," tandasnya.
"Sektor transportasi dan pergudangan sedikit membaik tapi masih -16,7%. Artinya, mobilitas masyarakat untuk bepergian masih cukup rendah. Sementara itu pada kuartal ke IV nanti ada peak season yakni Libur Natal dan Tahun Baru. Jika sektor transportasi masih rendah artinya libur panjang belum mampu meningkatkan belanja di sektor retail dan pariwisata," tandasnya.
Sementara itu, sektor pariwisata belum pulih. Hal ini ditunjukkan dari pertumbuhan penyediaan akomodasi dan makanan-minuman masih mengalami kontraksi -11,85%. Sektor pariwisata diprediksi menjadi sektor paling akhir yang mengalami recovery. "Apakah 2021 atau 2022 masih belum dapat dipastikan," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :