alexametrics

Bantu Warga Terdampak Corona, Bulog Gelontorkan Bansos Rp2 Miliar

loading...
Bantu Warga Terdampak Corona, Bulog Gelontorkan Bansos Rp2 Miliar
Foto/Twitter @PerumBULOG
A+ A-
JAKARTA - Perum Bulog membagikan bantuan sosial (bansos) senilai Rp2 miliar kepada masyarakat bawah yang terkena dampak langsung wabah Covid-19. Bantuan berupa sembako, makanan gratis, serta bantuan untuk beberapa rumah sakit seperti masker dan alat pelindung diri (APD).

Bantuan sosial ini dalam rangka memperingati HUT ke-53 Bulog. Pelaksanaan HUT kali ini akan fokus pada kepedulian Bulog kepada masyarakat melalui program bakti sosial bernama ‘53dekah 53mbako dan 53hati’. “Salah satunya dengan melibatkan warteg dalam menyalurkan makanan gratis,” kata Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso (Buwas), dalam rilisnya di Jakarta, kemarin.

Puncak acara HUT Bulog akan berlangsung pada 11 Mei 2020. Sementara untuk kegiatan sosial sudah dilaksanakan sejak Rabu (6/5/2020) ke sejumlah rumah sakit untuk membagikan masker dan perlengkapan APD yang ditujukan bagi dokter dan pekerja medis lainnya.



Pemberian APD dan masker, lanjut Buwas, akan diserahkan kepada enam rumah sakit khusus penanganan Covid-19 di Jakarta. Selanjutnya pemberian paket sembako akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi Covid-19, yaitu difokuskan pada karyawan ojek online, masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK), kaum duafa, buruh, cleaning service, dan satpam/sopir di lingkungan Perum Bulog.

Menurut Buwas, program pemberian makanan gratis dilaksanakan dengan memberdayakan 53 warung makan selama lima hari dengan memberikan makanan dan minum gratis untuk dibawa pulang masyarakat berpenghasilan rendah seperti tukang ojek dan petugas kebersihan.

“Kegiatan bakti sosial ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung akibat pandemi Covid-19 dan sebagai wujud kehadiran dan kepedulian Bulog terhadap bencana ini,” katanya. (Sudarsono)
(ysw)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top