Jurus Bos Garuda Dorong Maskapai BUMN Terbang Tinggi Usai Pandemi

Jum'at, 06 November 2020 - 23:26 WIB
loading...
Jurus Bos Garuda Dorong...
Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Garuda Indonesia menyiapkan beberapa jurus jitu agar maskapai milik negara ini bisa terbang tinggi lagi pada tahun depan. Sebab, perseroan optimis pada tahun depan industri penerbangan bisa kembali bangkit dari keterpurukan akibat pandemi.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, untuk menghadapi tahun depan ada beberapa strategi yang disiapkan. Pertama adalah menjalankan kebijakan yang umum dilakukan oleh maskapai penerbangan.

Misalnya adalah dengan memberikan harga-harga murah hingga tampilan maskapai yang menarik. Namun hal tersebut akan dilakukan dalam batas kewajaran.

"Selama ini kan yang selalu dikenal di penerbangan ini akan memberikan harga murah, mengkomoditisasi industri, melakukan packaging segala macem. Itu tetap akan kita lakukan dalam batas kewajaran," ujarnya dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (6/11/2020).

(Baca juga: Bos Garuda Sebut Banyak Penumpang Naik Pesawat Karena 'Terpaksa' )

Selain itu lanjut Irfan, pihaknya juga akan menjalankan strategi sesuai dengan tagline dari perusahaan yakni 'Because You Matter'. Maksudnya adalah maskapai ingin bisa memahami setiap permasalahan penumpang dengan sebaik-baiknya.

Sebagai salah satu contohnya adalah ketika penumpang ingin terbang dengan selamat dan nyaman maka disitulah maskapai hadir. Contoh lainnya adalah ketika ada keterlambatan atau delay, di situ maskapai hadir untuk mendengarkan dan memperbaikinya dengan cepat.

"Kalau orang sudah booking tiket pesawat dan tiba-tiba PSBB jilid III dan dia malas melakukan pembatalan, we do matter dengan melakukan reschedule atau pergantian," ucapnya.

Irfan menambahkan, dengan langkah-langkah tersebut diharapkan bisa mengembalikan lagi kepercayaan penumpang pasca pandemi. Sehingga, kinerja perusahaan di tahun bisa naik signifikan.

"Kami percaya dengan inisiatif kita dengan lebih memahami kemauan customer, kita akan lebih banyak mendapatkan confidence dan kita harapkan menjadi signifikan di tahun depan," ucapnya.

Apalagi, jika melihat dari tren saat libur panjang atau long weekend beberapa waktu lalu, tinggal tunggu waktu saja industri penerbangan akan kembali bangkit. Asalkan, tidak ada peristiwa aneh yang justru membuat industri pesawat ini kembali turun.

(Baca juga: Ada Libur Panjang di Desember, Aksi Window Dressing Bisa Lebih Cepat )

"Dan melihat perkembangan sekarang 40.000 per hari, kami percaya ini hanya urusan waktu saja. Kalau vaksin ini bisa dipercepat saya pikir waktunya semakin mendekat, mudah-mudahan tidak ada gelombang-gelombang yang aneh dan segala macam," jelasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Harga Avtur Domestik...
Harga Avtur Domestik Turun hingga 10 Persen Mulai 1 Juni 2026, Kabar Baik buat Industri Penerbangan
Alasan Utama Maskapai...
Alasan Utama Maskapai BUMN Ini Migrasi ke SAP Cloud ERP Private
Fenomena Gangguan Sinyal...
Fenomena Gangguan Sinyal GPS, DPR: Berpotensi Ancam Keselamatan Penerbangan Sipil
Garuda Indonesia Turun...
Garuda Indonesia Turun Kelas: Skytrax Pangkas Status dari Bintang 5 ke Bintang 4
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
5 Gejala Kolesterol...
5 Gejala Kolesterol Tinggi di Kaki, Biasanya Hilang usai Istirahat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved