Janda Bolong Jadi Berkah Bagi Penjual Bunga Saat Pandemi
Sabtu, 07 November 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Merawat bunga janda bolong ini agak gampang-gampang susah. "Untuk merawat janda bolong ini jangan pula kering dan jangan basah, kemudian jangan terkena sinar matahari, bisa mati bunganya," ucapnya.
Kemudian, kata Yeni, bunga janda bolong ini juga harus diberi tarus sebagai tonggaknya yang dibuat dari sabut kelapa yang sudah dibuat seperti tongkat dengan panjang setengah meter. "Tarus ini untuk menahan janda bolong agar tidak rebah dan merayap ke tanah," tuturnya.
Selain bunga janda bolong, yang juga laris di tempat jualan bunga tersebut adalah tanah, di mana tanah dijual pakai sekam serta pupuk organik dari kotoran sapi yang dikeringkan.
(Baca juga: Penyelundupan Pupuk Berisi 6 Kg Sabu dari Malaysia via Bandara Soetta Digagalkan )
Untuk tanah campur sekam ini satu karung berkapasitas 25 kilogram ini harganya Rp5 ribu per karung, sementara untuk pupuk organik Rp10 ribu per karung dengan kapasitas yang sama.
Kemudian, kata Yeni, bunga janda bolong ini juga harus diberi tarus sebagai tonggaknya yang dibuat dari sabut kelapa yang sudah dibuat seperti tongkat dengan panjang setengah meter. "Tarus ini untuk menahan janda bolong agar tidak rebah dan merayap ke tanah," tuturnya.
Selain bunga janda bolong, yang juga laris di tempat jualan bunga tersebut adalah tanah, di mana tanah dijual pakai sekam serta pupuk organik dari kotoran sapi yang dikeringkan.
(Baca juga: Penyelundupan Pupuk Berisi 6 Kg Sabu dari Malaysia via Bandara Soetta Digagalkan )
Untuk tanah campur sekam ini satu karung berkapasitas 25 kilogram ini harganya Rp5 ribu per karung, sementara untuk pupuk organik Rp10 ribu per karung dengan kapasitas yang sama.