Indonesia Resesi, Anak Buah Khusus Sri Mulyani: Itu Pra Kondisi Pemulihan
Sabtu, 07 November 2020 - 23:00 WIB
loading...
A
A
A
Intervensi pemerintah dalam penanganan kesehatan telah mendorong kepercayaan yang kemudian meningkatkan aktivitas masyarakat. “Begitu pun intervensi pemerintah melalui program-program pemulihan ekonomi yang ditujukan untuk menahan laju penurunan kinerja ekonomi, yang berhasil menggerakkan konsumsi masyarakat dan investasi swasta,” kata Airlangga.
Perbaikan ekonomi Indonesia dari sisi permintaan (demand) didukung oleh pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 9,8% (yoy). Hal ini menggambarkan upaya pemerintah dalam menstimulasi perekonomian melalui program-program PEN.
Perbaikan juga terlihat pada sisi penawaran (supply). Terdapat sektor yang melejit tinggi setelah di triwulan sebelumnya tumbuh minus, yaitu sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 24,28% dari -29,18% di triwulan sebelumnya, sektor akomodasi dan makanan minuman tumbuh 14,79% dibandingkan triwulan sebelumnya di posisi -22,21%.
Lalu industri pengolahan tumbuh 5,25% dari posisi minus 6,29%, dan sektor perdagangan yang tumbuh 5,68% dari posisi minus 6,71% di triwulan sebelumnya.
Perbaikan ekonomi Indonesia dari sisi permintaan (demand) didukung oleh pertumbuhan konsumsi pemerintah sebesar 9,8% (yoy). Hal ini menggambarkan upaya pemerintah dalam menstimulasi perekonomian melalui program-program PEN.
Perbaikan juga terlihat pada sisi penawaran (supply). Terdapat sektor yang melejit tinggi setelah di triwulan sebelumnya tumbuh minus, yaitu sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 24,28% dari -29,18% di triwulan sebelumnya, sektor akomodasi dan makanan minuman tumbuh 14,79% dibandingkan triwulan sebelumnya di posisi -22,21%.
Lalu industri pengolahan tumbuh 5,25% dari posisi minus 6,29%, dan sektor perdagangan yang tumbuh 5,68% dari posisi minus 6,71% di triwulan sebelumnya.
(akr)
Lihat Juga :