Pidato Perdana, Joe Biden Tekankan Pengendalian Covid-19 Kunci Perbaikan Ekonomi

Minggu, 08 November 2020 - 11:11 WIB
loading...
Pidato Perdana, Joe...
Calon presiden AS Joe Biden saat berpidato di Wilmington, Delaware, AS, 7 November 2020. Foto/Andrew Harnik/Pool melalui REUTERS
A A A
WASHINGTON - Joe Biden menyampaikan pidato pertamanya setelah diproyeksikan menjadi presiden terpilih Amerika Serikat (AS) di Wilmington, Delaware pada Sabtu malam waktu setempat.

Biden berusaha menyatukan bangsa dengan pidatonya. Dia mengatakan pengendalian Covid-19 jadi langkah awal untuk memperbaiki ekonomi Negeri Paman Sam.

“Pekerjaan kami dimulai dengan mengendalikan Covid-19. Kita tidak dapat memperbaiki ekonomi, memulihkan vitalitas, atau menikmati momen paling berharga dalam hidup seperti halnya memeluk cucu, ulang tahun, pernikahan, wisuda, semua momen yang paling penting bagi kita sampai virus ini terkendali,” ujar Biden, dikutip dari CNBC pada Minggu (8/11/2020).

(Baca juga: Umbar Janji Kepada Muslim AS, Joe Biden Kutip Hadis Nabi )

Dalam meletakkan prioritas pertamanya, Biden mengatakan akan mengumpulkan sekelompok ilmuwan untuk menghasilkan rencana dalam mengatasi pandemi virus corona yang masih memukul hampir seluruh sektor ekonomi AS, dan siap untuk memulainya pada hari pelantikannya pada 20 Januari 2021.

“Pada hari Senin, saya akan menunjuk sekelompok ilmuwan dan ahli terkemuka sebagai tim penasihat transisi untuk membantu memulai rencana ‘the Biden-Harris Covid’ dan mengubahnya menjadi cetak biru tindakan yang dimulai pada 20 Januari 2021,” kata dia.

Seperti diketahui dalam kampanyenya, Biden bersama Wakil Presiden terpilih Kamala Harris menjanjikan berbagai program pemulihan ekonomi. Mulai dari mendukung rencana untuk merestrukturisasi kredit, meningkatkan jaminan sosial untuk pensiunan, dan memberikan bantuan tunai untuk usaha kecil.

(Baca juga: Pink hingga Lady Gaga Bersuka Cita Joe Biden Menangkan Pilpres AS )

Dia menawarkan proposal yang ambisius, seperti menginvestasikan USD2 triliun di berbagai bidang seperti energi bersih, infrastruktur, dan angkutan umum.

Selama kampanye, Biden juga mendukung pengentasan kesenjangan ekonomi di AS. Dia menyerukan untuk menghapuskan kebijakan pemotongan pajak yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump sejak 2017. Dirinya berjanji untuk menaikkan tarif pada perusahaan dari 21 persen menjadi 28 persen, dan beberapa perubahan aturan pajak lainnya.

Dalam pidato pertamanya itu, Biden juga menyinggung terkait perubahan iklim. Dalam gagasan kampanyenya, Biden mewacanakan investasi hingga USD400 miliar dalam penelitian energi terbarukan, memperketat peraturan polusi mobil, menindak pencemaran oleh perusahaan, membangun 500.000 stasiun pengisian kendaraan listrik dan menghilangkan polusi karbon dari pembangkit listrik pada 2035.

Baik Biden maupun Harris mengakui beratnya pekerjaan yang akan dihadapi mereka. Itu tidak akan mudah, kata mereka, tetapi mereka siap. Pidato Biden diakhiri dengan visi luhur tentang bangsa yang akan dia pimpin selama empat tahun ke depan. “Kami selalu melihat ke depan, ke depan ke Amerika yang lebih bebas dan lebih adil,” katanya.

Simak Video:

(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Rekomendasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Kapolri: ASN Sipil Duduki...
Kapolri: ASN Sipil Duduki Jabatan di Polri Akan Diatur lewat PP atau Perpres
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Infografis
Joe Biden Secara Mental...
Joe Biden Secara Mental Tak Layak Miliki Kode Serangan Nuklir AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved