Biden Menang, Perang Dagang Bakal Senggang atau Tambah Tegang?
Minggu, 08 November 2020 - 22:05 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, peneliti Indef lainnya, Andry Satrio Nugroho, menyebut tensi perang dagang AS-China saat Joe Biden menjabat tidak akan menurun. Bahkan, menurutnya tensi perang dagang akan meningkat.
"Karena salah satu kritik Biden terhadap Trump adalah ketika Trump menandatangani kesepakatan tahap satu bersama China bahwa kesepakatan fase satu dengan China itu tidak bisa meningkatkan pertama industri atau produksi di dalam negeri dan juga yang kedua perdagangan terhadap China masih akan terus meningkat, dikatakan seperti cek kosong saja," ujar Andry dalam video conference.
(Baca juga: Trumpisme Tetap Menjadi Ideologi dan Memiliki Pengikut yang Berkembang )
Dia menambahkan, meningkatnya tensi perang dagang disebabkan adanya komentar Joe Biden yang akan bekerja sama dengan sekutu AS untuk menerapkan hal yang sama ke China.
"Dan juga selanjutnya dia akan bekerja sama dengan sekutu AS untuk sama-sama menerapkan trade war kepada China. Jadi, ini kemungkinan besar tensinya akan terus meningkat," sebut dia.
Selain itu, arah kebijakan ekonomi Biden ke depan, diantaranya terkait perjanjian perdagangan yang akan kembali kepada kerja sama regional, yang artinya tidak terlalu banyak kerja sama yang bersifat bilateral.
(Lihat juga grafis: Pelantikan Presiden: Gedung Capitol Persiapkan Panggung Inaugurasi )
"Karena salah satu kritik Biden terhadap Trump adalah ketika Trump menandatangani kesepakatan tahap satu bersama China bahwa kesepakatan fase satu dengan China itu tidak bisa meningkatkan pertama industri atau produksi di dalam negeri dan juga yang kedua perdagangan terhadap China masih akan terus meningkat, dikatakan seperti cek kosong saja," ujar Andry dalam video conference.
(Baca juga: Trumpisme Tetap Menjadi Ideologi dan Memiliki Pengikut yang Berkembang )
Dia menambahkan, meningkatnya tensi perang dagang disebabkan adanya komentar Joe Biden yang akan bekerja sama dengan sekutu AS untuk menerapkan hal yang sama ke China.
"Dan juga selanjutnya dia akan bekerja sama dengan sekutu AS untuk sama-sama menerapkan trade war kepada China. Jadi, ini kemungkinan besar tensinya akan terus meningkat," sebut dia.
Selain itu, arah kebijakan ekonomi Biden ke depan, diantaranya terkait perjanjian perdagangan yang akan kembali kepada kerja sama regional, yang artinya tidak terlalu banyak kerja sama yang bersifat bilateral.
(Lihat juga grafis: Pelantikan Presiden: Gedung Capitol Persiapkan Panggung Inaugurasi )
Lihat Juga :