Mentan SYL: Jadi Kenyang Tidak Harus dari Nasi

Senin, 09 November 2020 - 19:21 WIB
loading...
Mentan SYL: Jadi Kenyang...
Mentan SYL menerangkan, terus mendorong diversifikasi makanan pokok. Dimana terang dia, jadi kenyang tidak harus beras, ada singkong, talas, sagu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menerangkan, Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong diversifikasi makanan pokok seiring kebutuhan pangan yang terus meningkat. Ia menerangkan, kenyang tidak cuma bisa didapatkan dari nasi saja.

"Kita juga melakukan diversifikasi makanan pokok yang terus dikembangkan. Jadi kenyang tidak harus beras, ada singkong, talas, sagu," ujar Mentan SYL dalam video virtual di Jakarta, Senin (9/11/2020).

(Baca Juga: Asyik, Harga Beras Premium Turun di Bulan Oktober )

Lebih lanjut selain itu, juga akan dilakukan pengembangan lahan pertanian. Dia menjelaskan untuk sawah siap garap saja ada 7,4 juta hektar saat ini, jumlahnya akan dikembangkan sehingga lebih banyak lahan yang bisa digarap dan menyerap tenaga kerja.

"Diversifikasi komoditi harus kita lakukan khususnya kebutuhan dasar," ungkapnya.

(Baca Juga: Kementan Gunakan Tiga Jurus Ampuh Hadapi Penduduk yang Doyan Makan )

Selain itu akan mengembangkan lahan pertanian di lahan rawa-rawa. Bukan lahan rawa gambut tentunya, melainkan lahan yang memiliki banyak kandungan air. Kemudian, pihaknya mengatakan akan memaksimalkan lahan di dataran tinggi juga.

"Sekarang ini, lahan eksisting saja sawah itu 7,4 juta hektar. Ini mau dikembangkan, dilakukan lagi di lahan luas, misalnya rawa yang bisa dibuatkan food estate. Ada juga beberapa dataran tinggi juga bisa dikembangkan komoditas di sana untuk mengganti yang impor," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Serap Beras Petani,...
Serap Beras Petani, Kapasitas Gudang Bulog Ditambah hingga 7 Juta Ton
Cadangan Beras RI Sentuh...
Cadangan Beras RI Sentuh Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah, Capai 5,37 Juta Ton
Garudafood dan Pemkab...
Garudafood dan Pemkab Sumedang Jalin Kemitraan Strategis Pengembangan Pertanian Kacang Tanah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Hadapi Musim Kemarau,...
Hadapi Musim Kemarau, Petani Jabar Ikuti Edukasi Pentingnya Perubahan Pola Budidaya
Tepis Feri Amsari, HKTI...
Tepis Feri Amsari, HKTI Sebut Kondisi Riil Stok Beras Melimpah
Rekomendasi
AS vs Paraguay: Tuan...
AS vs Paraguay: Tuan Rumah Unggul Tipis
Michael Oliver Mendadak...
Michael Oliver Mendadak Dicoret di Laga Pertama Piala Dunia 2026, Ada Apa?
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Berita Terkini
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa...
MNC Sekuritas Ajak Mahasiswa Universitas Trilogi Menjadi Investor Cerdas
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved