Perusahaan-Perusahaan AS Nyatakan Siap Bekerja dengan Biden

Selasa, 10 November 2020 - 11:44 WIB
loading...
Perusahaan-Perusahaan...
Joe Biden dan istrinya Jill di Wilmington, Delaware, AS, 7 November 2020. Tasos Katopodis/Pool via REUTERS
A A A
WASHINGTON - Perusahaan-perusahaan besar di Amerika Serikat (AS) menyatakan siap untuk bekerja dengan Presiden terpilih Joe Biden . Korporasi juga berharap tindakan cepat pada putaran baru bantuan Covid-19 dan belanja infrastruktur.

Kelompok perdagangan bisnis besar seperti Kamar Dagang AS (US Chamber of Commerce and Business Roundtable) dengan cepat mengeluarkan pernyataan selamat kepada Biden, meskipun Presiden Donald Trump masih menolak untuk menyerah.

"Urutan pertama dari bisnis Kongres baru dan pemerintahan baru adalah program infrastruktur berbasis luas yang akan mencakup dana untuk memastikan akses internet berkecepatan tinggi untuk daerah-daerah terpencil," ungkap Kepala Kebijakan Kamar Dagang AS Neil Bradley mengatakan kepada wartawan, seperti dikutip Reuters, Selasa (10/11/2020).

(Baca Juga: Joe Biden Menang, Mobil China ini Kangkangi General Motors)

Trump sering membuat frustrasi para pemimpin bisnis AS melalui tindakan tidak menentu pada perdagangan, atau seruan langsung untuk memboikot atau menghukum perusahaan besar yang membuatnya marah. Pada Agustus, misalnya, Trump menyerukan boikot terhadap Goodyear setelah perusahaan itu melarang beberapa pakaian politik pro-Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Rekomendasi
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved