Tak Sentuh Golongan Miskin, Diskon Belanja Online Belum Dongkrak Konsumsi

Selasa, 10 November 2020 - 12:52 WIB
loading...
Tak Sentuh Golongan...
Diskon belanja online belum mampu mendongkrak konsumsi masyarakat di tengah pandemi dan resesi ekonomi. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Setiap bulan masyarakat dimanjakan dengan gelar diskon besar-besaran belanja online, yakni setiap tanggal yang sama dengan angka bulannya, semisal 11.11, dan seterusnya. Namun, menurut peneliti Indef Nailul Huda, diskon besar-besaran itu tak mampu mendongkrak konsumsi masyarakat .

(Baca Juga: Diskon Akbar Harbolnas Cuma Bikin Kalap Orang Kaya, Kelas Bawah Memble!)

Menurut dia, masalahnya adalah diskon besar-besaran itu tidak menyentuh masyarakat miskin. "Bagi mereka, konsumsi kebutuhan pokok lebih penting dibandingkan barang-barang yang didiskon pada belanja online itu," tutur Huda di Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Karena itu, lanjut dia, harapannya adalah kelas menengah bisa memanfaatkan pesta belanja online ini untuk menggenjot konsumsi. Namun, imbuh dia, perlu diingat bahwa hal ini juga tidak mudah karena masyarakat kelas menangah pun cenderung menahan konsumsinya di tengah resesi.

Masyarakat cenderung menyimpan uangnya untuk dana kesehatan. Dengan demikian, kata Huda, daya beli masyarakat belum membaik pada triwulan IV/2020 meskipun ada kenaikan dibandingkan triwulan III/2020.

(Baca Juga: Ehm, Penyelenggaran Hari Ritel Nasional 'Diadang' Diskon Gede Harbolnas)

"Biasanya memang triwulan IV konsumsi masyarakat lebih baik karena ada bonus tahunan dan Natal. Namun tidak akan setinggi konsumsi triwulan IV tahun lalu," katanya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sering Kena Zonk & Trauma...
Sering Kena Zonk & Trauma Promo PHP Saat Belanja Online? Resep Ini Dijamin Bikin Happy
Temukan Beragam Penawaran...
Temukan Beragam Penawaran Health & Beauty di Momen Liburan lewat Watsons 7.7 Summer Sale
Peneliti: Manfaat Ekonomi...
Peneliti: Manfaat Ekonomi Digital Lebih Banyak Dinikmati sebagai Konsumsi
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Hari Keempat PRJ 2026...
Hari Keempat PRJ 2026 Padat Pengunjung, Area Kuliner Paling Ramai
Ada Perang Diskon hingga...
Ada Perang Diskon hingga 80 Persen di Jakarta Premium Outlets, Hanya 10 Hari!
Rekomendasi
Ranking FIFA Timnas...
Ranking FIFA Timnas Indonesia Berpotensi Naik usai Kalahkan Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Timnas Indonesia Hancurkan...
Timnas Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick
Berita Terkini
Naik 5,6%, SIG Catat...
Naik 5,6%, SIG Catat Penjualan 18,27 Juta Ton di Semester I 2026
Media Asing Soroti Mundurnya...
Media Asing Soroti Mundurnya Gubernur BI Perry Warjiyo, Uji Independensi Bank Indonesia
Perkuat Talenta Energi...
Perkuat Talenta Energi melalui Program GLOBE Berbasis AI, Pertamina Drilling Gandeng ELSA Business
7 Tahun Pimpin BI Sebelum...
7 Tahun Pimpin BI Sebelum Mundur, Perry Warjiyo Punya Karir Panjang dan Cemerlang
Ribuan Sengketa Pajak...
Ribuan Sengketa Pajak Bermunculan, Perbedaan Tafsir Masih Jadi Pemicu Utama
Pj Gubernur BI: Proses...
Pj Gubernur BI: Proses Pergantian Perry Warjiyo Ikuti Mekanisme UU, Belum Ada Nama Calon
Infografis
Agar Tak Rugi, Hindari...
Agar Tak Rugi, Hindari 5 Kesalahan Saat Investasi Emas Online
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved