Penelitian Terbaru Membuktikan Indonesia Pilihan Populer Perusahaan Investasi Dunia
Selasa, 10 November 2020 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga: Dorong Inovasi UMKM Berkelanjutan, Pertamina Raih Anugerah Gatra 2020 )
Sekitar 55% mengklaim bahwa SDG tidak relevan dengan investasi umum/mainstrean dan 47% mengatakan, bahwa investasi dalam SDG terlalu sulit untuk diukur. Namun demikian, seperlima investor mengakui bahwa mereka tidak mengetahui tentang SDGs.
Responden juga menyebutkan lima faktor utama yang dapat memacu lebih banyak investasi SDG, yaitu: perubahan peraturan, perlakuan pajak yang menguntungkan, bukti pengembalian yang lebih tinggi, data yang lebih baik untuk mengukur dampak, dan peningkatan permintaan dari investor ritel.
Studi The USD50 Triliun Question merupakan kelanjutan dari studi Opportunity2030: The Standard Chartered SDG Investment Map yang pertama kali mengungkapkan peluang multi triliun dolar bagi investor sektor swasta untuk membantu mencapai SDG di pasar negara berkembang.
Sekitar 55% mengklaim bahwa SDG tidak relevan dengan investasi umum/mainstrean dan 47% mengatakan, bahwa investasi dalam SDG terlalu sulit untuk diukur. Namun demikian, seperlima investor mengakui bahwa mereka tidak mengetahui tentang SDGs.
Responden juga menyebutkan lima faktor utama yang dapat memacu lebih banyak investasi SDG, yaitu: perubahan peraturan, perlakuan pajak yang menguntungkan, bukti pengembalian yang lebih tinggi, data yang lebih baik untuk mengukur dampak, dan peningkatan permintaan dari investor ritel.
Studi The USD50 Triliun Question merupakan kelanjutan dari studi Opportunity2030: The Standard Chartered SDG Investment Map yang pertama kali mengungkapkan peluang multi triliun dolar bagi investor sektor swasta untuk membantu mencapai SDG di pasar negara berkembang.
(akr)
Lihat Juga :