Penjualan Surat Utang Syariah Tembus Rp10 Triliun
Rabu, 11 November 2020 - 05:15 WIB
loading...
Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meraup dana sebesar Rp10 triliun dari lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Terdapat lima seri sukuk yang ditawarkan pada lelang kali ini. Adapun, total penawaran yang masuk untuk kelima seri melalui sistem lelang Bank Indonesia (BI) ini mencapai Rp22,6 triliun.
"Untuk seri PBS028, mendapatkan penawaran paling besar yaitu mencapai Rp8,005 triliun dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp4,35 triliun. Tingkat imbalan yang diberikan untuk seri ini adalah 7,75% dengan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046," tulis keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan yang dikutip, Selasa (10/11/2020).
(Baca juga: BEI Target Transaksi di 'Pasar Loak' Surat Utang Capai Rp1,2 Triliun )
Lalu, seri PBS026 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp5,4 triliun dengan jumlah yang dimenangkan adalah Rp1,6 triliun. Seri sukuk ini menawarkan tingkat imbalan 6,625% dengan periode jatuh tempo sampai dengan 15 Oktober 2024.
Sedangkan, seri sukuk PBS025, mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp5,061 triliun dengan jumlah nominal yang dimenangkan yaitu Rp1,9 triliun. Imbalan untuk seri ini adalah 8,375% dengan tanggal jatuh tempo pada 15 Mei 2033.
"Untuk seri PBS028, mendapatkan penawaran paling besar yaitu mencapai Rp8,005 triliun dengan jumlah yang dimenangkan sebesar Rp4,35 triliun. Tingkat imbalan yang diberikan untuk seri ini adalah 7,75% dengan jatuh tempo pada 15 Oktober 2046," tulis keterangan Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan yang dikutip, Selasa (10/11/2020).
(Baca juga: BEI Target Transaksi di 'Pasar Loak' Surat Utang Capai Rp1,2 Triliun )
Lalu, seri PBS026 mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp5,4 triliun dengan jumlah yang dimenangkan adalah Rp1,6 triliun. Seri sukuk ini menawarkan tingkat imbalan 6,625% dengan periode jatuh tempo sampai dengan 15 Oktober 2024.
Sedangkan, seri sukuk PBS025, mendapatkan penawaran masuk sebesar Rp5,061 triliun dengan jumlah nominal yang dimenangkan yaitu Rp1,9 triliun. Imbalan untuk seri ini adalah 8,375% dengan tanggal jatuh tempo pada 15 Mei 2033.
Lihat Juga :