Tekan Pengangguran, Kementerian PUPR Latih dan Berdayakan Putra Daerah
Rabu, 11 November 2020 - 22:33 WIB
loading...
Program PKLK diharapkan mampu mengurangi angka pengangguran serta memberdayakan penduduk setempat dengan ambil bagian dalam pembangunan konstruksi di daerahnya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Di tengah lesunya perekonomian akibat pandemi Covid-19 yang mengakibatkan tidak sedikit masyarakat kehilangan mata pencaharian, Kementerian PUPR turun langsung membantu masyarakat daerah. Caranya, dengan melatih dan memperkerjakan putera-putera daerah di berbagai proyek konstruksi melalui program Pelatihan Kompetensi Langsung Kerja (PKLK).
Salah satu program PKLK yang telah dilaksanakan yaitu pelatihan dan uji sertifikasi di Kabupaten Toraja Utara, hasil kerja sama Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, dengan menggandeng LPJK Provinsi Sulawesi Selatan.
Peserta pelatihan yang berjumlah 25 orang ini, sesuai dengan jumlah maksimal kegiatan pada masa pandemi covid-19, berasal dari masyarakat setempat di sekitar lokasi proyek pembangunan Jalan Poros Bua-Rantepao. Selanjutnya, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan uji sertifikasi akan dipekerjakan pada proyek tersebut.
"Diharapkan program PKLK ini mampu mengurangi angka pengangguran serta memberdayakan penduduk setempat untuk dapat ambil bagian dalam pembangunan konstruksi di daerahnya, sehingga tidak lagi hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri," ujar ketua pelaksana PKLK BJKW III dalam keterangan resminya, Rabu (11/11/2020).
(Baca Juga: Masuk Resesi, Lonjakan Pengangguran Jadi Kekhawatiran)
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama enam hari, mulai 9-14 November 2020 yang di didampingi oleh para instruktur profesional yang ahli di bidangnya yang berasal dari praktisi dan lembaga pelatihan terkemuka di Indonesia, serta dilanjutkan dengan uji sertifikasi pada Sabtu, 14 November 2020. Pemberian materi pelatihan cenderung langsung kepada praktik kerja di lapangan dengan menggunakan Mobile Training Unit (MTU) yang dapat menjangkau hampir seluruh daerah di wilayah Indonesia.
Salah satu program PKLK yang telah dilaksanakan yaitu pelatihan dan uji sertifikasi di Kabupaten Toraja Utara, hasil kerja sama Balai Jasa Konstruksi Wilayah III Jakarta bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar, dengan menggandeng LPJK Provinsi Sulawesi Selatan.
Peserta pelatihan yang berjumlah 25 orang ini, sesuai dengan jumlah maksimal kegiatan pada masa pandemi covid-19, berasal dari masyarakat setempat di sekitar lokasi proyek pembangunan Jalan Poros Bua-Rantepao. Selanjutnya, peserta yang telah menyelesaikan pelatihan dan uji sertifikasi akan dipekerjakan pada proyek tersebut.
"Diharapkan program PKLK ini mampu mengurangi angka pengangguran serta memberdayakan penduduk setempat untuk dapat ambil bagian dalam pembangunan konstruksi di daerahnya, sehingga tidak lagi hanya menjadi penonton di daerahnya sendiri," ujar ketua pelaksana PKLK BJKW III dalam keterangan resminya, Rabu (11/11/2020).
(Baca Juga: Masuk Resesi, Lonjakan Pengangguran Jadi Kekhawatiran)
Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama enam hari, mulai 9-14 November 2020 yang di didampingi oleh para instruktur profesional yang ahli di bidangnya yang berasal dari praktisi dan lembaga pelatihan terkemuka di Indonesia, serta dilanjutkan dengan uji sertifikasi pada Sabtu, 14 November 2020. Pemberian materi pelatihan cenderung langsung kepada praktik kerja di lapangan dengan menggunakan Mobile Training Unit (MTU) yang dapat menjangkau hampir seluruh daerah di wilayah Indonesia.
Lihat Juga :