Joss! Bandara Soetta Raih Aiport Health Accreditation dari ACI
Kamis, 12 November 2020 - 10:28 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Direktur PT Angkasa Pura II, Mohammad Awaluddin mengatakan, keberhasilan Bandara Soekarno-Hatta meraih Airport Health Accreditation tidak lepas dari dukungan regulator dan masyarakat luas mendukung penerapan protokol kesehatan.
“Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan sangat mendukung penerapan protokol kesehatan. Dorongan juga diberikan Kementerian BUMN untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan di samping tentunya menjaga aspek pelayanan dan operasional. Tidak lupa juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mendukung sektor penerbangan untuk dapat tetap berkontribusi optimal,” jelas Muhammad Awaluddin.
Baca Juga: Jadi Pagar Manusia Jaga Habib Rizieq di Bandara Soetta, Laskar FPI Jatuh Lemas
Muhammad Awaluddin mengungkapkan kunci protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta adalah Biosafety dan Biosecurity Management. Biosecurity Management dijalankan untuk melindungi publik dari bahaya COVID-19, dengan program physical distancing, health screening, passenger touchless processing, facility cleanliness, people protection. Sementara Biosafety Management untuk membuat lingkungan tetap sehat, dengan program biohazard precautions, environment screening, testing lab facilities, infrastructure sterilization dan public health assurance.
Keberhasilan meraih Airport Health Accreditation ini membuat Bandara Soekarno-Hatta semakin optimistis mampu memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi traveler, pengunjung dan staf bandara. “Safe Travel Campaign yang dicanangkan AP II bersama stakeholder sejak Juli 2020 menjadi semakin kuat, karena protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta telah beberapa kali mendapat pengakuan global termasuk kali ini dari ACI,” ujar Muhammad Awaluddin.
“Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perhubungan sangat mendukung penerapan protokol kesehatan. Dorongan juga diberikan Kementerian BUMN untuk selalu mengedepankan protokol kesehatan di samping tentunya menjaga aspek pelayanan dan operasional. Tidak lupa juga Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang mendukung sektor penerbangan untuk dapat tetap berkontribusi optimal,” jelas Muhammad Awaluddin.
Baca Juga: Jadi Pagar Manusia Jaga Habib Rizieq di Bandara Soetta, Laskar FPI Jatuh Lemas
Muhammad Awaluddin mengungkapkan kunci protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta adalah Biosafety dan Biosecurity Management. Biosecurity Management dijalankan untuk melindungi publik dari bahaya COVID-19, dengan program physical distancing, health screening, passenger touchless processing, facility cleanliness, people protection. Sementara Biosafety Management untuk membuat lingkungan tetap sehat, dengan program biohazard precautions, environment screening, testing lab facilities, infrastructure sterilization dan public health assurance.
Keberhasilan meraih Airport Health Accreditation ini membuat Bandara Soekarno-Hatta semakin optimistis mampu memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi traveler, pengunjung dan staf bandara. “Safe Travel Campaign yang dicanangkan AP II bersama stakeholder sejak Juli 2020 menjadi semakin kuat, karena protokol kesehatan di Bandara Soekarno-Hatta telah beberapa kali mendapat pengakuan global termasuk kali ini dari ACI,” ujar Muhammad Awaluddin.
Lihat Juga :