Pemerintah Amerika Serikat Buka 'Lobi-Lobi' buat Pemilik TikTok

Kamis, 12 November 2020 - 11:09 WIB
loading...
Pemerintah Amerika Serikat...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
WASHINGTON - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengatakan pihaknya tengah membuka peluang musyawarah dengan perusahaan pemilik aplikasi berbagi video TikTok , ByteDance asal China. AS menginginkan adanya penyelesaian masalah privasi data pengguna TikTok yang disebut-sebut mengancam keamanan nasional AS.( Baca juga:Lagi, Filipina Batalkan Rencana Mengusir Pasukan AS )

"Departemen Keuangan tengah fokus pada pencapaian resolusi risiko keamanan nasional yang timbul dari TikTok, yang dulunya hasil akuisisi atas Musical.ly oleh ByteDance. Kami telah menjelaskan kepada ByteDance tentang langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapai resolusi itu," ujar juru bicara Departemen Keuangan AS, Monica Crowley, dikutip dari Reuters Kamis (12/11/2020).

Pernyataan itu muncul sehari setelah TikTok mengajukan permohonan ke pengadilan banding federal AS. Pihak TikTok meminta pengadilan mencegah Pemerintah AS yang memaksa TikTok menjual sebagian sahamnya kepada perusahaan AS, jika tidak maka terancam diblokir mulai 12 November.

Paksaan AS agar TikTok mendivestasi sahamnya didasarkan pada penyelidikan sejak ByteDance mengakuisisi Musical.ly dan mengubahnya menjadi TikTok pada 2017. Di Bawah arahan Presiden Donald Trump, Komite Investasi Asing AS (CFIUS) menuding TikTok menyetor lebih dari 100 juta data pengguna AS ke Pemerintah China. ( Baca juga:Tabungannya Raib Rp22 Miliar di Maybank, Hotman Paris Ajak Winda Ngopi Bareng )

"Kami tetap fokus untuk mencari jalan keluar dengan terus melibatkan CFIUS, dan kami berharap dapat mencapai resolusi bersama dalam masalah keamanan nasional yang mereka tuduhkan, meskipun kami menyangkal tuduhan tersebut," kata juru bicara TikTok.

Pada September, TikTok mencapai kesepakatan untuk menjual sekitar 20% sahamnya di AS kepada Oracle dan Walmart. Namun Trump menolak, dia ingin perusahan AS menjadi pemilik utama TikTok di AS. Kini kesepakatan itu berada dalam ketidakpastian di tengah perubahan pemerintahan di Gedung Putih.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Rekomendasi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Spanyol Gunduli Austria,...
Spanyol Gunduli Austria, Mikel Oyarzabal Cetak Brace
Berita Terkini
Hadir Kembali, Mandiri...
Hadir Kembali, Mandiri Donor Darah Gerakkan 280 Pendonor di 12 Region: Satu Langkah Darimu, Sejuta Harapan Untuknya
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved