The Fed Mengejutkan Pasar, Tarif Trump Berisiko Picu Inflasi

Kamis, 19 Desember 2024 - 11:06 WIB
loading...
The Fed Mengejutkan...
Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengejutkan pasar dengan memangkas suku bunga di penghujung akhir tahun. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Setelah dalam satu tahun ditandai dengan tiga kali penurunan suku bunga berturut-turut dengan total 100 basis poin, Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bahwa The Fed mengubah sikapnya menjadi lebih berhati-hati menuju tahun 2025, karena suku bunga bergerak mendekati lingkungan yang netral bagi perekonomian.

Menyusul penurunan suku bunga acuan 25 basis poin menutup tahun ini, suku bunga federal fund berada di kisaran 4,25%-4,5% terendah sejak Januari 2023. "Kami secara signifikan lebih dekat ke netral," kata Powell dalam konferensi pers dilansir dari Benzinga, Kamis (19/12/2024).

"Mulai saat ini, adalah yang paling tepat untuk bergerak dengan hati-hati dan melihat perkembangan lebih lanjut mengenai inflasi," tambahnya.

Dot plot bulan Desember, The Fed memproyeksikan hanya dua pemangkasan 25 basis poin tambahan pada tahun 2025, dibandingkan dengan empat pemangkasan yang diantisipasi pada bulan September. Proyeksi yang diperbarui menetapkan suku bunga federal fund pada tingkat 3,9% di akhir tahun depan dan 3,4% pada akhir tahun 2026.

"Dengan tindakan hari ini, kami telah menurunkan suku bunga kebijakan kami sebesar satu poin persentase penuh dari puncaknya, dan sikap kebijakan kami sekarang jauh lebih tidak ketat," kata Powell.

Baca Juga: Indonesia Masih Mengincar Keanggotaan BRICS Meski Ada Ancaman Tarif Trump

Pergeseran ke arah kehati-hatian ini tercermin dalam pernyataan FOMC, yang memperkenalkan bahasa baru tentang tingkat dan waktu penyesuaian di masa depan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Inflasi Juni 2026 Capai...
Inflasi Juni 2026 Capai 3,34%, Harga BBM dan Tiket Pesawat Jadi Pendorong
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Rekomendasi
Presiden Lukashenko...
Presiden Lukashenko Sebut Indonesia Mitra Penting Belarus di Asia Tenggara
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
Indonesia Segera Buka...
Indonesia Segera Buka KBRI di Belarus, Lukashenko Apresiasi Prabowo
Berita Terkini
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Pasokan Batu Bara Aman,...
Pasokan Batu Bara Aman, PLN Jamin Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Mulai 21 Juli 2026
Transmisi Hijau Tulang...
Transmisi Hijau Tulang Punggung Penentu Masa Depan Energi Bersih
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Kunker ke Jatim, Komut...
Kunker ke Jatim, Komut Pertamina Tekankan Pentingnya Keselamatan Kerja
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Infografis
Smartphone dan Komputer...
Smartphone dan Komputer akan Bebas dari Tarif Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved