Jokowi Harap ASEAN TCA Direalisasikan Kuartal I 2021
Kamis, 12 November 2020 - 13:15 WIB
loading...
Foto/Biro Pers Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo hari ini menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-37 secara virtual. Pada kesempatan itu Jokowi menyambut baik rencana implementasi ASEAN Declaration on an ASEAN Travel Corridor Arrangement (TCA) Framework.
Pengaturan ASEAN Travel Corridor tersebut sebelumnya telah diusulkan Jokowi pada KTT ke-36 ASEAN pada 26 Juni 2020 lalu. ( Baca juga:Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN, Bahas Kerja Sama Vaksin Covid-19 )
"Saya menyambut baik di KTT ini, kita akan mengeluarkan ASEAN Declaration on an ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework. Untuk itu, rencana implementasi ASEAN TCA harus segera diwujudkan," kata Jokowi, saat menyampaikan pidato di KTT Pleno ke-37 ASEAN dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (12/11/2020).
Untuk mewujudkan implementasi ASEAN Travel Corridor Arrangement, Jokowi mendorong agar Dewan Koordinasi ASEAN dan Badan Sektoral ASEAN segera bergerak cepat dan efisien.
Menurutnya, ASEAN juga perlu segera merealisasikan pembentukan jalur cepat sementara atau temporary fast lane. Selain itu juga disiapkan protokol kesehatan saat keberangkatan dan kedatangan. Kemudian pemanfaatan platform digital yang terintegrasi di kawasan, penentuan port of entry, dan ketentuan protokol kesehatan yang ketat.
Pengaturan ASEAN Travel Corridor tersebut sebelumnya telah diusulkan Jokowi pada KTT ke-36 ASEAN pada 26 Juni 2020 lalu. ( Baca juga:Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN, Bahas Kerja Sama Vaksin Covid-19 )
"Saya menyambut baik di KTT ini, kita akan mengeluarkan ASEAN Declaration on an ASEAN Travel Corridor Arrangement Framework. Untuk itu, rencana implementasi ASEAN TCA harus segera diwujudkan," kata Jokowi, saat menyampaikan pidato di KTT Pleno ke-37 ASEAN dari Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (12/11/2020).
Untuk mewujudkan implementasi ASEAN Travel Corridor Arrangement, Jokowi mendorong agar Dewan Koordinasi ASEAN dan Badan Sektoral ASEAN segera bergerak cepat dan efisien.
Menurutnya, ASEAN juga perlu segera merealisasikan pembentukan jalur cepat sementara atau temporary fast lane. Selain itu juga disiapkan protokol kesehatan saat keberangkatan dan kedatangan. Kemudian pemanfaatan platform digital yang terintegrasi di kawasan, penentuan port of entry, dan ketentuan protokol kesehatan yang ketat.
Lihat Juga :