Pandemi Bikin Angka Kelaparan Naik Dua Kali Lipat, Saatnya Reformasi Sistem Pangan

Kamis, 12 November 2020 - 13:25 WIB
loading...
A A A
"Kita memiliki beragam sistem pangan yang bersandar pada sumber daya lokal. Sistem pangan kita sangat resilien, sehingga melakukan perbaikan sistem pangan menjadi mungkin. Refoodmation, adalah istilah KRKP untuk menggambarkan semangat reformasi atau perubahan melibatkan semua pihak menggunakan kekuatan yang kita miliki untuk mewujudkan sistem pangan yang adil," papar Nanang.

Dalam gelaran Refoodmation ini, KRKP juga menayangkan laporan dari tiga desa yang menerapkan sistem pangan berbasis kearifan lokal. Pertama adalah di Kasepuhan Cibarani, merupakan bagian dari Kesatuan Adat Banten Kidul (SABAKI) yang berada di Desa Cibarani Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

(Baca Juga: Urgensi Regenerasi Sektor Pertanian )

Kasepuhan ini mengembangkan sistem pangan mereka sendiri yaitu tradisi menyimpan gabah dilumbung-lumbung pangan keluarga dan juga desa. Mereka juga membudidayakan padi lokal. Masyarakat juga membudidayakan tanaman lain seperti kopi dan duren. Masyarakat Cibarani menerapkan tujuh aturan adat yang berkaitan pengelolaan wilayah dan sumber daya alam.

Ketujuh aturan tersebut adalah: Asup leuweng (ritual untuk memulai menggarap sawah, membuka ladang dan kebun), Melak jampe (ritual sebelum menanam padi), Melak padi (ritual penanaman padi pertama), Mipit padi (ritual adat sebelum pelaksanaan panen atau pengumpulan padi), Ngadiukeun/netepkeun (ritual pare yang akan di masukan ke dalam leuit), Jampe peupeur (ritual pare yang terinjak untuk di sempurnakan), dan terakhir Seren tahun, yaitu upacara adat tahunan untuk menyempurnakan semua proses ritual adat.

Kedua, adalah Desa Pendua, di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Belajar dari krisis pangan yang terjadi akibat gempa bumi di tahun 2018, Desa Pendua membangkitkan kembali sistem pangan berbasis kearifan lokal sambi. Sambi secara harfiah adalah lumbung pangan tempat masyarakat Desa Pendua di masa lalu menyimpan gabah untuk cadangan pangan setelah panen.

Desa ketiga, adalah Desa Hewa, Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur. Di desa ini, petani yang sebelumnya membudidayakan padi ladang, melakukan perubahan dengan mengembangkan sistem padi sawah secara organik. Untuk meningkatkan kapasitas petani, mereka juga menggandeng swasta yang WISH Indonesia dan juga LSM Ayu Tani.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Dirut Perkebunan Nusantara...
Dirut Perkebunan Nusantara III Dorong Pemuda Jadi Motor Transformasi Perkebunan
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Program Ketahanan Pangan,...
Program Ketahanan Pangan, Puluhan Hektare Sawah di Batang Ditanami Padi Hasil Riset
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Rekomendasi
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Kelab Pantai Favorit...
Kelab Pantai Favorit di Bali, Klive Beach Club Menjadi Ikon Baru Uluwatu
Berita Terkini
Industri Herbal Andalkan...
Industri Herbal Andalkan Figur Publik Perkuat Kepercayaan Konsumen
Tamaris Hidro Bidik...
Tamaris Hidro Bidik Dana Rp1 Triliun lewat Sukuk Ijarah
Dukung Pendanaan UMKM,...
Dukung Pendanaan UMKM, Easycash Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan Hari Ini, Buyback Jadi Rp2,4 Juta per Gram
Transformasi Ekonomi...
Transformasi Ekonomi Progresif, Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi di Maluku Utara
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Infografis
Apakah Makan Telur Setiap...
Apakah Makan Telur Setiap Hari Bikin Kolesterol Jahat Naik?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved