Pencairan Dana KUR Sektor Kelautan dan Perikanan Capai Rp4 Triliun

Jum'at, 13 November 2020 - 11:44 WIB
loading...
Pencairan Dana KUR Sektor...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus menggenjot akses pemodalan bagi para pelaku usaha, baik itu nelayan, pembudidaya, maupun pengolah dan pemasar hasil perikanan. Hingga Oktober 2020, realisasi kredit usaha rakyat (KUR) telah mencapai Rp4,03 triliun, melebihi target tahun 2020 yang ditetapkan KKP sebesar Rp3 triliun. ( Baca juga:Duh, KPPU Endus Praktik Monopoli pada Bisnis Ekspor Benih Lobster )

Capaian ini meningkat sebesar 13,8% dari realisasi KUR pada periode yang sama pada 2019, yaitu sebesar Rp3,54 triliun. Meski sempat mengalami perlambatan pada triwulan kedua 2020, namun memasuki triwulan ketiga 2020 realisasi KUR meningkat signifikan dari Rp2,04 triliun pada Juli 2020 menjadi Rp3,52 triliun pada September 2020.

"KKP optimis angka realisasi KUR dapat terus meningkat hingga mencapai Rp4,5 triliun pada akhir Desember 2020," kata Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti di Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Dia menjelaskan, KUR tersebut disalurkan kepada 130.278 pelaku usaha yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan dengan sebaran 33,4% pengolah dan pemasar, 31,9% pembudidaya, 26,5% nelayan, 8,06% jasa kelautan, dan 0,15% petambak garam.

Dikatakannya, KKP menetapkan pertumbuhan debitur KUR sektor kelautan dan perikanan sebesar 5% di tahun 2020. Jika dibandingkan dengan jumlah debitur pada Desember 2019, maka target pertumbuhan debitur ini telah terlampaui hingga 6,5%.

"Capaian KUR ini tentu juga tidak terlepas dari sinergi antara KKP dengan perbankan penyalur KUR (Bank BNI, Bank BRI, dan Bank Mandiri) yang tergabung dalam Pokja Kredit Program Sektor KP," ungkap dia.

Upaya yang dilakukan KKP dan perbankan dalam menjaring calon debitur potensial di antaranya melalui pengembangan klaster usaha perikanan, temu bisnis antara pelaku usaha dan penyalur KUR, sosialisasi dan edukasi yang dilakukan oleh dinas dan penyuluh perikanan, serta penjaringan debitur potensial secara daring melalui laman bit.ly/aksesmodal_KKP.

Tak hanya itu, peluncuran program Pasar Laut Indonesia yang menjadi bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia pada tanggal 6 November 2020, bersamaan dengan peresmian Pasar Ikan Modern (PIM) Palembang juga turut meningkatkan debitur KUR. ( Baca juga:Digelar Setelah Pilkada, Pilkades Harus Terapkan Protokol Kesehatan )

Terlebih 1.300 UMKM telah bergabung dalam Program Pasar Laut Indonesia dan mendapatkan kemudahan untuk memasarkan produknya secara digital. Mereka pun diberikan pembinaan dan pendampingan, termasuk di dalamnya pembiayaan bagi UMKM.

Pada grand launching lalu, Menteri Edhy Prabowo menyerahkan secara simbolis bantuan permodalan KUR dari Bank BNI, BRI, dan Mandiri kepada tujuh pelaku usaha yang hadir dengan total Rp1,275 miliar dan dana bergulir LPMUKP sebesar Rp1,5 miliar kepada tiga pelaku usaha.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Rekomendasi
Kasus Bocah 6 Tahun...
Kasus Bocah 6 Tahun Dibully dan Disetrum ke Tiang Listrik hingga Koma, Cuma 1 Pelaku Ditahan Polisi
Pasar Modal Dapat Sentimen...
Pasar Modal Dapat Sentimen Positif, BRI Siap Melaju dengan Fundamental Kuat
EJAE Curi Perhatian...
EJAE Curi Perhatian di Pembukaan Piala Dunia 2026, Bawakan Lagu Resmi FIFA dalam Bahasa Korea
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved