PHE OSES Selesaikan Seismik Laut 3D Lebih Cepat Minus Kecelakaan Kerja
Jum'at, 13 November 2020 - 15:39 WIB
loading...
PHE OSES berhasil menyelesaikan Seismik Laut 3D Area Ambar-CBU dengan Metode Ocean Bottom Node (OBN) seluas 215 km persegi pada 10 November 2020. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES), salah satu anak usaha Pertamina Hulu Energi (PHE), berhasil menyelesaikan Seismik Laut 3D Area Ambar-CBU dengan Metode Ocean Bottom Node (OBN) seluas 215 km persegi pada 10 November 2020. Hal itu ditandai dengan selesainya pekerjaan onboard processing yang dilakukan di atas kapal.
Tantangan dalam pelaksanaan kegiatan seismik di tengah pandemi Covid-19 ini cukup tinggi, sehingga diperlukan perencanaan dan mitigasi yang menyeluruh untuk dapat menyelesaikan proyek dengan kategori high risk sehingga dapat diselesaikan lebih cepat dari target.
(Baca Juga: Makin Canggih, Elnusa Kembali Catatkan Rekor Survei Seismik)
Pelaksana pekerjaan dilakukan PT Elnusa Tbk, yang dikerjakan oleh personil 100% Indonesia, proyek ini selesai dalam 67 hari, dari target 70 hari dengan pencapaian 170.736 manhours tanpa Lost Time Incident (LTI).
"Kami bersyukur kegiatan seismik 3D di wilayah kerja SES telah selesai 3 hari lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan dan berjalan aman tanpa kecelakaan kerja," ujar Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi Medy Kurniawan di Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Tantangan dalam pelaksanaan kegiatan seismik di tengah pandemi Covid-19 ini cukup tinggi, sehingga diperlukan perencanaan dan mitigasi yang menyeluruh untuk dapat menyelesaikan proyek dengan kategori high risk sehingga dapat diselesaikan lebih cepat dari target.
(Baca Juga: Makin Canggih, Elnusa Kembali Catatkan Rekor Survei Seismik)
Pelaksana pekerjaan dilakukan PT Elnusa Tbk, yang dikerjakan oleh personil 100% Indonesia, proyek ini selesai dalam 67 hari, dari target 70 hari dengan pencapaian 170.736 manhours tanpa Lost Time Incident (LTI).
"Kami bersyukur kegiatan seismik 3D di wilayah kerja SES telah selesai 3 hari lebih cepat dari target waktu yang ditetapkan dan berjalan aman tanpa kecelakaan kerja," ujar Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi Medy Kurniawan di Jakarta, Jumat (13/11/2020).
Lihat Juga :