Serap Bansos Tunai Terbesar, Mensos Kawal Distribusi di Simalungun
Jum'at, 13 November 2020 - 17:45 WIB
loading...
Menteri Sosial Juliari Batubara memastikan penyaluran bansos tunai di Simalungun berjalan lancar.
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah terus menjalankan program stimulus berupa bantuan sosial tunai (BST) kepada masyarakat guna mengatasi dampak sosial sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi akibat virus corona. Pemberian bansos tunai merupakan strategi pemerintah untuk mendongkrak daya beli sehingga dapat segera keluar dari resesi ekonomi.
"Kami memastikan bahwa negara hadir di tengah pandemi. BST melalui Kemensos merupakan salah satu cara pemerintah dan negara hadir melindungi serta memberi rasa aman," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara melalui keterangan resminya yang diterima SINDOnews di sela acara penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kelurahan Bandar, Simalungun, Sumatera Utara, baru-baru ini.
Baca Juga: Bos PT Pos Ungkap Tantangan Menyalurkan Bansos Tunai di Daerah Terpencil
Berdasarkan laporan Kemensos, Simalungun merupakan kabupaten dengan serapan dana BST tercepat dan terbesar di Sumut. Kelancaran penyerapan ini berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Daerah (Pemda). Juliari akan terus mengawal penyaluran BST di tengah pandemi Covid-19. Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), imbuhnya, pemerintah masih akan terus menggulirkan bansos tunai. "Kemensos akan segera melakukan refocussing program dan realokasi anggaran yang selanjutnya untuk menyalurkan berbagai bansos untuk masyarakat terdampak pandemi, " katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Regional 1 Pos Indonesia, Kiagus Muhammad Amran menyatakan telah menyalurkan BST tahap 8 yang disalurkan lebih dulu di wilayah cluster 3 atau daerah terluar. "BST tahap 8 dan 9, terlebih dahulu kita salurkan ke wilayah terluar di Sumut dan Aceh seperti Nias, dan Kepulauan yang ada di Samudera Hindia," kata Amran.
"Kami memastikan bahwa negara hadir di tengah pandemi. BST melalui Kemensos merupakan salah satu cara pemerintah dan negara hadir melindungi serta memberi rasa aman," ujar Menteri Sosial Juliari Batubara melalui keterangan resminya yang diterima SINDOnews di sela acara penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kelurahan Bandar, Simalungun, Sumatera Utara, baru-baru ini.
Baca Juga: Bos PT Pos Ungkap Tantangan Menyalurkan Bansos Tunai di Daerah Terpencil
Berdasarkan laporan Kemensos, Simalungun merupakan kabupaten dengan serapan dana BST tercepat dan terbesar di Sumut. Kelancaran penyerapan ini berkat dukungan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Daerah (Pemda). Juliari akan terus mengawal penyaluran BST di tengah pandemi Covid-19. Sesuai arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), imbuhnya, pemerintah masih akan terus menggulirkan bansos tunai. "Kemensos akan segera melakukan refocussing program dan realokasi anggaran yang selanjutnya untuk menyalurkan berbagai bansos untuk masyarakat terdampak pandemi, " katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Regional 1 Pos Indonesia, Kiagus Muhammad Amran menyatakan telah menyalurkan BST tahap 8 yang disalurkan lebih dulu di wilayah cluster 3 atau daerah terluar. "BST tahap 8 dan 9, terlebih dahulu kita salurkan ke wilayah terluar di Sumut dan Aceh seperti Nias, dan Kepulauan yang ada di Samudera Hindia," kata Amran.
Lihat Juga :