Media Sosial Produk Anak Bangsa Patut Diperhitungkan
Sabtu, 14 November 2020 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Bagi seorang inovator digital tidak lelah untuk terus membuat aplikasi. Jika aplikasi khusus media sosial dan messenger sulit banyak aplikasi lain yang dapat dikembangkan. Aryo bersama Moh Noor Al Azam yang juga co-founder Catfiz kini tengah mengembangkan aplikasi BELINDA dan JUMINTEN untuk membantu pembelajaran pada masa pandemi.
"Ke depannya aplikasi kolaboratif akan menjadi salah satu potensi besar sehingga para pembuat startup harus terus berinovasi," ungkapnya.
Aplikasi terbarunya ini akan menjadi solusi dari tantangan generasi masa kini yang kebanjiran informasi khususnya materi belajar juga menuntut mereka bisa memilah mana yang akan jadi bidang fokusnya.
Meskipun gempuran media sosial raksasa dunia tidak dapat tertandingi. Namun, awal 2021 nanti akan ada gebrakan sebuah media sosial baru, yaitu Hyppe.
VP dan Technology Advisor Hyppe Technology Holid's Berhad, Magin M menjelaskan, media sosial baru ini akan beda. Dimulai saat pendaftaran akun harus melalui KTP jika tidak hanya menonton tidak dapat komen ataupun memberi like.
Mereka ingin mencegah tindak kejahatan dan perundungan di dunia maya. Hypee ialah media sosial yang bukan hanya untuk berjejaring, namun wadah untuk berkreasi. Membuat konten apa pun yang dapat diunggah melalui video, foto, ataupun tulisan.
Keuntungan content creator pada aplikasi Hyppe nanti, teknologi single print combad yang mereka miliki akan mendeteksi konten. Jadi, mereka yang mengunggah konten akan diverifikasi bahwa konten tersebut belum pernah ada. Kemudian akan ada persetujuan kepemilikan konten untuk melindungi karya sang pembuat.
"Ke depannya aplikasi kolaboratif akan menjadi salah satu potensi besar sehingga para pembuat startup harus terus berinovasi," ungkapnya.
Aplikasi terbarunya ini akan menjadi solusi dari tantangan generasi masa kini yang kebanjiran informasi khususnya materi belajar juga menuntut mereka bisa memilah mana yang akan jadi bidang fokusnya.
Meskipun gempuran media sosial raksasa dunia tidak dapat tertandingi. Namun, awal 2021 nanti akan ada gebrakan sebuah media sosial baru, yaitu Hyppe.
VP dan Technology Advisor Hyppe Technology Holid's Berhad, Magin M menjelaskan, media sosial baru ini akan beda. Dimulai saat pendaftaran akun harus melalui KTP jika tidak hanya menonton tidak dapat komen ataupun memberi like.
Mereka ingin mencegah tindak kejahatan dan perundungan di dunia maya. Hypee ialah media sosial yang bukan hanya untuk berjejaring, namun wadah untuk berkreasi. Membuat konten apa pun yang dapat diunggah melalui video, foto, ataupun tulisan.
Keuntungan content creator pada aplikasi Hyppe nanti, teknologi single print combad yang mereka miliki akan mendeteksi konten. Jadi, mereka yang mengunggah konten akan diverifikasi bahwa konten tersebut belum pernah ada. Kemudian akan ada persetujuan kepemilikan konten untuk melindungi karya sang pembuat.
Lihat Juga :