Percepatan Teknologi Dorong Transformasi Media Sosial

Sabtu, 14 November 2020 - 06:21 WIB
loading...
A A A
Hal tersebut yang diyakini membuat aplikasi Twitter masih setiap hadir di ponsel pintar masyarakat. Pengamat media sosial, Enda Nasution mengatakan, kekuatan media sosial itu sebenarnya bukan ada pada fitur tetapi jaringan sosial di dalam media sosial itu sendiri.

"Tidak heran media sosial memang kerap disebut jejaring sosial. Tempat untuk berjejaring atau selalu terhubung dengan teman-teman. Kalau kita sudah di situ beserta teman-teman kita tentu akan sulit keluar dari platform tersebut," ungkapnya.

Jika dibandingkan dengan marketplace, ada platform yang menjadi top pertama dan kedua. Namun, yang lainnya masih bisa bertahan karena masih dihuni oleh penjual, juga dagangan yang dipromosikan. Enda menyebut, barang itu kemungkinan dapat membuat marketplace tersebut tetap dipilih pengguna.

Dia meyakini, akan ada media sosial seperti Facebook lagi yang memungkinkan orang akan pindah ke sosial baru tersebut. "Hampir tidak ada sebab untuk orang pindah, sekalipun itu media sosial buatan anak bangsa. Karena teman-teman kita pun belum tentu juga berada di dalam media sosial baru itu. Harus ada dorongan sosial, maka semua orang pindah ke platform baru tersebut," ungkapnya.

Selain karena ditinggal penggunanya, media sosial tutup juga akibat tidak dapat menjalankan bisnis dengan baik. Seperti Path yang tidak dapat menutupi segala pengeluaran mereka. Meskipun Path sempat memasukkan iklan dalam platform mereka, tetap saja tidak dapat memenuhi pendapatan mereka sampai beberapa tahun ke depan.

Path yang memiliki fitur hampir sama dengan Facebook dan Instagram tentunya kewalahan untuk bersaing dengan Facebook yang sudah membeli Instagram. Mereka menjadi media sosial besar untuk saat ini bersama aplikasi chating Whatsapp.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
VADS Indonesia Dorong...
VADS Indonesia Dorong Transformasi Bisnis Otonom dari Generative AI ke Agentic AI
Dilema Larangan Usia...
Dilema Larangan Usia Medsos: Menyeimbangkan Perlindungan Anak dan Masa Depan Investasi Digital
Cegah Penipuan Digital,...
Cegah Penipuan Digital, Danamon Imbau Nasabah Bijak Gunakan Media Sosial
Jurus Membangun Fondasi...
Jurus Membangun Fondasi TI Perusahaan yang Modern, Tangguh, dan Aman
Cegah Penipuan Online,...
Cegah Penipuan Online, Investor Perlu Hati-hati Serap Informasi di Media Sosial
Media Punya Peran Penting...
Media Punya Peran Penting Menjaga Kredibilitas Informasi
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Rekomendasi
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
ASPEK Indonesia Dorong...
ASPEK Indonesia Dorong Reformasi Jaminan Sosial Jilid II
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
Kaleidoskop 2025: 10...
Kaleidoskop 2025: 10 Peristiwa Teknologi Paling Menonjol di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved