Dukung Pariwisata Likupang, Progres Pengembangan Bandara Sam Ratulangi Capai 62,7%
Sabtu, 14 November 2020 - 02:02 WIB
loading...
Bandara Sam Ratulangi di Manado. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Angkasa Pura I (Persero) mencatat progress pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado dengan nilai Rp447,5 miliar ini telah mencapai 62,7% hingga awal November 2020.
"Sejak groundbreaking proyek pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado dilakukan pada 9 Maret 2020 lalu, progres pengembangan bandara tersebut hingga 8 November 2020 telah mencapai 62,7%. Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata Likupang sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/11/2020).
(Baca juga: Sepi Penumpang, Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Ibadah Umroh )
Walaupun saat ini kondisi industri pariwisata cukup terpukul dengan adanya pandemi Covid-19 yang menyebar luas di hampir seluruh penjuru dunia dan menurunkan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan, namun dalam jangka panjang potensi pertumbuhan industri pariwisata cukup tinggi.
Pada 2025, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menargetkan 1 juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Sulawesi Utara yang didukung oleh pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Likupang di atas lahan seluas 396 hektar.
"Sejak groundbreaking proyek pengembangan Bandara Sam Ratulangi Manado dilakukan pada 9 Maret 2020 lalu, progres pengembangan bandara tersebut hingga 8 November 2020 telah mencapai 62,7%. Pengembangan ini dilakukan untuk mendukung pengembangan pariwisata Likupang sebagai salah satu destinasi pariwisata super prioritas," ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I (Persero) Faik Fahmi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/11/2020).
(Baca juga: Sepi Penumpang, Bandara Kertajati Siap Layani Penerbangan Ibadah Umroh )
Walaupun saat ini kondisi industri pariwisata cukup terpukul dengan adanya pandemi Covid-19 yang menyebar luas di hampir seluruh penjuru dunia dan menurunkan minat masyarakat untuk melakukan perjalanan, namun dalam jangka panjang potensi pertumbuhan industri pariwisata cukup tinggi.
Pada 2025, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey menargetkan 1 juta wisatawan mancanegara (wisman) mengunjungi Sulawesi Utara yang didukung oleh pengembangan kawasan ekonomi khusus (KEK) Likupang di atas lahan seluas 396 hektar.
Lihat Juga :