Erick Thohir Rombak Lagi Bos hingga Komisaris ITDC, Ulin Yusron Digeser?

Minggu, 15 November 2020 - 18:58 WIB
loading...
Erick Thohir Rombak...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir , kembali melakukan perombakan struktural perseroan plat merah. Kali ini dia mengangkat empat direktur dan satu komisaris PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC). Pengangkatan komisaris dan direksi baru ITDC tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN Nomor: SK-363/MBU/112020 tanggal 13 November 2020 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur, dan Pengangkatan Anggota-Anggota Dewan Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pengembangan Pariwisata Indonesia.

Baca Juga: Erick Thohir Angkat Ulin Ni'am Yusron Jadi Komisaris ITDC

Di mana, Erick mengangkat Nugdha Achadie sebagai Direktur Keuangan dan Strategi, Taufik Hidayat sebagai Direktur Teknik dan SDM, Ema Widiastuti sebagai Direktur Pengembangan Bisnis, dan Arie Prasetyo sebagai Direktur Operasi dan Inovasi Bisnis. Selain mengubah nomenklatur jabatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan, pemegang saham juga sepakat memberhentikan dengan hormat Nusantara Suyono sebagai Direktur Keuangan dan Strategi ITDC, Ngurah Wirawan sebagai Direktur Konstruksi dan Operasi, serta Erwin Darmasetiawan sebagai Direktur Pengembangan.

Baca Juga: Orang RI Sedang Gila Gowes, Tapi Sayang Disayang Sepeda Masih Impor

Selain itu, Erick Thohir juga melakukan pemberhentian dan pengangkatan anggota Dewan Komisaris perseroan. Di mana, Ricky Joseph Pesik diangkat sebagai Komisaris Utama mengantikan Dadang Rizki Ratman. "Penyampaian SK dilakukan secara virtual melalui video conference oleh pejabat Plt Asisten Deputi KLP Kementerian BUMN Endra Gunawan, yang dihadiri oleh jajaran KLP Kementerian BUMN, serta Komisaris dan Direksi ITDC lama dan baru," demikian bunyi keterangan pers yang dipublikasi dalam website resmi ITDC, Minggu (15/11/2020).

Adapun susunan direksi dan komisaris baru ITDC;
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
Intip Beragam Insentif...
Intip Beragam Insentif Fiskal Demi Genjot Investasi KEK Mandalika
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Dewi Aryani Suzana dan...
Dewi Aryani Suzana dan Harwan Muldidarmawan Raih The Next Future Leader 2025
Tolak Bagi-bagi Bonus,...
Tolak Bagi-bagi Bonus, Dirut Baru Garuda Indonesia Potong Gaji Direksi 10%
14 BUMN Dorong Penguatan...
14 BUMN Dorong Penguatan Ekosistem 83 Usaha Kecil melalui Program Sarinah Pandu
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Spanyol...
5 Fakta Menarik Spanyol Singkirkan Belgia di Piala Dunia 2026
Norwegia vs Inggris:...
Norwegia vs Inggris: Duel Panas Menuju Empat Besar
Spanyol Tantang Prancis...
Spanyol Tantang Prancis di Semifinal Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Easycash, OJK dan AFTECH...
Easycash, OJK dan AFTECH Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda di Bali
IHSG Sepekan Naik 0,83%,...
IHSG Sepekan Naik 0,83%, Kapitalisasi Pasar Tembus Rp10.340 Triliun
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved