Sektor Lain Terpuruk, Bisnis Logistik dan Jasa Kurir Malah Melonjak

Senin, 16 November 2020 - 08:11 WIB
loading...
Sektor Lain Terpuruk,...
Deputy Branch Head JNE Express Solo Agus Yunanto (kiri), Kepala Wilayah Astra-Isuzu Jateng danDIY Sucipto (dua kiri), dan Branch Manager Astra-Isuzu Solo M Yusuf (tiga kiri) berbincang di depanbarisan unit Isuzu ELF dan Isuzu Giga di Kantor JNE Solo, Jawa
A A A
JAKARTA - Geliat bisnis sektor logistik dan kurir melonjak saat pandemi Covid-19, di mana sektor bisnis lainnya terpuruk. Salah satu pemicunya ialah meningkatnya aktivitas digital masyarakat saat pandemi, termasuk di dalamnya belanja online. Aktivitas ini yang mendongkrak sektor logistik dan jasa pengiriman.

Ketua DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi menyebutkan, kegiatan logistik yang masih dapat bertahan bahkan mengalami pertumbuhan positif adalah layanan logistik e-commerce dan layanan pengiriman barang (courier service). (Baca: Keutamaan Shalawat, Utang Lunas dan Dikenali Nabi Muhammad)

Hal tersebut juga diakui Kepala Cabang Utama JNE Solo Bambang Widiatmoko dalam keterangan tertulis kemarin. Pada saat awal pandemi, Maret dan April, volume pengiriman barang di tempatnya meningkat sampai 30%. “Ini dipengaruhi banyak masyarakat beraktivitas di rumah, tetapi tetap melakukan transaksi pembelian daring,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, sebelum pandemi, rata-rata volume pengiriman dari Solo ke berbagai wilayah seperti Jabodetabek dan Jawa Timur mencapai 20 ton per bulan. Sebagian barang itu dikirim via darat dan udara. Ketika pandemi, pengiriman via udara anjlok karena banyak rute penerbangan tutup akibat tidak ada penumpang, sedangkan pengiriman barang via darat malah meningkat.

Peningkatan pengiriman barang itu membuat pihaknya menambah armada. Saat ini JNE Solo diperkuat 35 unit armada, di antaranya 15 unit truk yang semuanya merek Isuzu, yakni truk Giga dan Elf NKR. (Lihat videonya: dana nasabah Raib, Keamanan Perbankan Dipertanyakan)

Menurut dia, bisnis pengiriman adalah bisnis kepercayaan dan ketepatan waktu. Makanya, armada yang dikerahkan juga harus memiliki keandalan. “Sebagai pelaku usaha, tentu kami menginginkan kendaraan yang efisien, tetapi untuk bisnis seperti ini kendaraan yang andal yang benar-benar dibutuhkan. Apalagi, operasional kami 24 jam tanpa henti sehingga butuh dukungan keandalan,” tutur Bambang.

Selain itu, tim mekanik Isuzu juga bisa melayani servis dengan datang ke tempat konsumen. Terkait hal itu, Kepala Wilayah Astra Isuzu Jateng dan DIY Sucipto mengatakan, perusahaannya terus berusaha melakukan berbagai inovasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis sektor logistik dan kurir ini. (Hatim Varabi)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Tingginya Permintaan...
Tingginya Permintaan Pengiriman Wisatawan di Bali Buka Peluang Usaha Agen Lion Parcel
Mendorong Dialog Lintas...
Mendorong Dialog Lintas Sektor demi Percepat Elektrifikasi Logistik Perkotaan
Jasa Pengiriman Ini...
Jasa Pengiriman Ini Tawarkan Solusi Ramainya Orderan Bulan Ramadan
Perluas Jangkauan Layanan,...
Perluas Jangkauan Layanan, Operasional BGR Logistik Makin Kuat di Madura
Rekor Tertinggi, IPC...
Rekor Tertinggi, IPC Terminal Petikemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs Sepanjang 2025
Diskusi Industri: Chandra...
Diskusi Industri: Chandra Asri Mantapkan Arah Transformasi Bisnis Regional
Tren Lonjakan Pengiriman...
Tren Lonjakan Pengiriman Akhir Tahun, Layanan Armada Roda Empat Jadi Andalan
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Rekomendasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan Mewah Tanpa...
Liburan Mewah Tanpa Menguras Anggaran: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved