BPS: Oktober, Kinerja Impor Anjlok 6,79%

Senin, 16 November 2020 - 11:55 WIB
loading...
BPS: Oktober, Kinerja...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka impor pada Oktober 2020 sebesar USD10,78 miliar. Angka ini mengalami penurunan sebesar 6,79% dibandingkan September 2020 (month to month/MtM) yang mencapai USD11,57 miliar. Sementara jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, angka impor justru turun lebih tajam yakni sebesar 26,93% (year on year/yoy). Sebab pada Oktober 2019 angka impor Indonesia mencapai USD14,76 miliar.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto mengatakan, penurunan angka impor ini didorong oleh anjloknya impor migas dan non migas. Jika melihat data, impor migas dan non migas anjlok jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu. "Kalau kita rinci impor migas maupun non migas ini mengalami penurunan," ujarnya saat konferemsi pers secara virtual, Senin (16/11/2020).

Baca Juga: Naik Tipis, Ekspor RI Capai USD14,39 Miliar

Angka impor jika dibandingkan bulan sebelumnya yakni September 2020, impor migas mengalami penurunan 8,03%. Pada September 2020, angka impor mencapai USD1,17 miliar menjadi USD1,08 miliar.
Sementara jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu turun 38,54%. Semula angka impor migas adalah USD1,76 miliar pada Oktober 2019 menjadi USD1,08 miliar pada Oktober 2020 (yoy).

Baca Juga: Ada RCEP, Ekspor Indonesia Bakal Meningkat 12%

Sementara untuk impor non migas juga mengalami penurun juga sebesar 6,65% (MtM). Pada September 2020, impor non migas mencapai USD10,40 miliar menjadi USD9,70 miliar pada Oktober 2020. Sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu juga hanya turunnya lebih dalam lagi yakni sebesar 25,36%. Pada Oktober 2019, angka impor non migas mencapai USD13 miliar turun jadi USD9,70 miliar.

“Kalau kita lihat perkembangan impor dari bulan per bulan, Oktober 2020 terjadi penurunan dibandingkan September 2020. Kalau kita bandingkan tahun-tahun lalu impor kita masih dibawah dibandingkan 2018 maupun 2019. Impor non migas masih dibawah total impor kita di 2018 dan 2019,” jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Neraca Dagang Defisit...
Neraca Dagang Defisit Perdana usai 72 Bulan Surplus, Ini Biang Keladinya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Navigasi Pembangunan Nasional
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Arus Peti Kemas Bandar...
Arus Peti Kemas Bandar Lampung Sepanjang 2026 Alami Peningkatan Signifikan
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
BNPP Renovasi 15.000...
BNPP Renovasi 15.000 Rumah Tak Layak Huni di 40 Kabupaten Kawasan Perbatasan
Rekomendasi
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
MNC University Gandeng...
MNC University Gandeng IDBW 2026, Bekali Mahasiswa Hadapi Peluang Karier dan Finansial di Era Web3
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Bangun Budaya Sadar Bencana di Lingkungan Sekolah
Danantara Buka Pendaftaran...
Danantara Buka Pendaftaran Lenders Panel untuk Pembiayaan PSEL
Kepercayaan Konsumen...
Kepercayaan Konsumen Antarkan KARA Raih Empat Penghargaan IOB Award 2026
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Risiko Investasi Reksa Dana sebelum Mulai Berinvestasi
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Infografis
Penjualan Mobil Murah...
Penjualan Mobil Murah LCGC Anjlok, Daya Beli Kelas Menengah Terancam?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved