Surplus Neraca Dagang Bikin Rupiah Lebih Nendang
Senin, 16 November 2020 - 12:31 WIB
loading...
Rupiah mendapat sentimen positif dari surplus neraca dagang Oktober 2020. Foto/Dok SINDOphoto/Yorri Farli
A
A
A
JAKARTA - Ekonom Core, Piter Abdullah menilai, surplus neraca perdagangan akan memberikan sentimen positif pada mata uang rupiah. Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia Oktober 2020 surplus USD3,61 miliar. Angka ini didapat dari ekspor USD14,39 miliar dan impor USD10,78 miliar.
"Surplus ini akan mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah, memunculkan market confident," kata Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (16/11/2020).
(Baca juga: Rentetan Sentimen Positif Mulai RCEP Hingga Pengakuan Trump Berpotensi Perkuat Rupiah )
Kata dia, surplus diperkirakan masih berlanjut selama industri belum pulih dari pandemi. Pasalnya, surplus ini terjadi dikarenakan penurunan impor. "Kita belum beroperasi normal sehingga impor masih terus terkontraksi," katanya.
(Baca juga: BPS: Oktober, Kinerja Impor Anjlok 6,79% )
Dia menambahkan, surplus sudah pasti kabar baik. Walaupun surplus ini bukan dikarenakan pertumbuhan ekspor yang sangat besar. "Melainkan lebih disebabkan oleh impor yang masih turun drastis dibandingkan tahun Lalu," pungkasnya.
"Surplus ini akan mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah, memunculkan market confident," kata Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (16/11/2020).
(Baca juga: Rentetan Sentimen Positif Mulai RCEP Hingga Pengakuan Trump Berpotensi Perkuat Rupiah )
Kata dia, surplus diperkirakan masih berlanjut selama industri belum pulih dari pandemi. Pasalnya, surplus ini terjadi dikarenakan penurunan impor. "Kita belum beroperasi normal sehingga impor masih terus terkontraksi," katanya.
(Baca juga: BPS: Oktober, Kinerja Impor Anjlok 6,79% )
Dia menambahkan, surplus sudah pasti kabar baik. Walaupun surplus ini bukan dikarenakan pertumbuhan ekspor yang sangat besar. "Melainkan lebih disebabkan oleh impor yang masih turun drastis dibandingkan tahun Lalu," pungkasnya.
(ind)
Lihat Juga :