Ekspor Bisa Pulih Lebih Cepat Seiring Membaiknya Permintaan di China
Senin, 16 November 2020 - 14:04 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, penjualan lewat e-commerce meskipun naik tapi belum bisa mengimbangi penurunan tajam pada ritel konvensional. "Ini berarti konsumsi memang belum pulih," kata dia.
Sementara dari kinerja ekspor non migas ada kenaikan 3,54% secara month to month. Ekspor disupport oleh perbaikan permintaan di China yang naik 8,9% dibanding bulan sebelumnya.
(Lihat juga grafis: Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi )
Porsi ekspor ke China juga merangkak menjadi 18,6% dari total ekspor. Sementara di ASEAN terjadi pembalikan arah dengan pertumbuhan kinerja ekspor yang positif 8,45%.
"Ini kabar baiknya ada pemulihan ekspor yang lebih cepat, meskipun tetap perlu dicermati bahwa surplus masih disebabkan impor yang menurun cukup dalam karena aktivitas di dalam negeri belum pulih. Kita berharap ada perbaikan kualitas surplus perdagangan pada akhir tahun tersisa," beber dia.
Sementara dari kinerja ekspor non migas ada kenaikan 3,54% secara month to month. Ekspor disupport oleh perbaikan permintaan di China yang naik 8,9% dibanding bulan sebelumnya.
(Lihat juga grafis: Negara-negara ASEAN, China dan Jepang Bersatu Siap Kuasai Ekonomi )
Porsi ekspor ke China juga merangkak menjadi 18,6% dari total ekspor. Sementara di ASEAN terjadi pembalikan arah dengan pertumbuhan kinerja ekspor yang positif 8,45%.
"Ini kabar baiknya ada pemulihan ekspor yang lebih cepat, meskipun tetap perlu dicermati bahwa surplus masih disebabkan impor yang menurun cukup dalam karena aktivitas di dalam negeri belum pulih. Kita berharap ada perbaikan kualitas surplus perdagangan pada akhir tahun tersisa," beber dia.
(ind)
Lihat Juga :