Penyerapan Produk Dalam Negeri Rendah, Ekonom Salahkan LKPP
Rabu, 18 November 2020 - 15:21 WIB
loading...
A
A
A
(Baca juga:Teten Minta UMKM Dilibatkan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah)
Sebelumnya, Kadin Indonesia menyoroti masalah rendahnya serapan produk lokal dalam lelang pengadaan barang oleh instansi pemerintah dan BUMN. Kondisi ini terjadi karena aturan yang dibuat LKPP sebagai pelaksana cenderung menguntungkan produk impor. Sebagai dampaknya, dana ratusan triliun dalam anggaran belanja pemerintah dan BUMN yang dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri menjadi tidak efektif.
(Baca juga:IKM Didorong Lebih Optimal Terlibat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah)
“Kalau LKPP hanya prioritas harga murah, importasi material atau barang lainnya akan membanjiri pasar kita, terutama misal dari China atau negara lain yang lebih efisien. Maka produsen atau industri lokal kalah lebih dulu. Jadi patokannya jangan harga murah, lihat juga sisi kandungan lokalnya, dan tentu kualitas,” kata dia.
Selain masalah kebijakan TKDN, Enny juga menyoroti pengelolaan neraca dagang yang menurutnya salah kelola, di mana pengawasan barang impor masih sangat lemah. Bahwa industri dalam negeri masih membutuhkan impor terutama pada bahan baku dan bahan baku penolong tidak harus membuat importasi semuanya dipermudah. Tetap harus ada seleksi yang ketat.
Sebelumnya, Kadin Indonesia menyoroti masalah rendahnya serapan produk lokal dalam lelang pengadaan barang oleh instansi pemerintah dan BUMN. Kondisi ini terjadi karena aturan yang dibuat LKPP sebagai pelaksana cenderung menguntungkan produk impor. Sebagai dampaknya, dana ratusan triliun dalam anggaran belanja pemerintah dan BUMN yang dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri menjadi tidak efektif.
(Baca juga:IKM Didorong Lebih Optimal Terlibat Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah)
“Kalau LKPP hanya prioritas harga murah, importasi material atau barang lainnya akan membanjiri pasar kita, terutama misal dari China atau negara lain yang lebih efisien. Maka produsen atau industri lokal kalah lebih dulu. Jadi patokannya jangan harga murah, lihat juga sisi kandungan lokalnya, dan tentu kualitas,” kata dia.
Selain masalah kebijakan TKDN, Enny juga menyoroti pengelolaan neraca dagang yang menurutnya salah kelola, di mana pengawasan barang impor masih sangat lemah. Bahwa industri dalam negeri masih membutuhkan impor terutama pada bahan baku dan bahan baku penolong tidak harus membuat importasi semuanya dipermudah. Tetap harus ada seleksi yang ketat.
Lihat Juga :