Kadin Targetkan Beri Pendampingan Dua Juta Petani di 2023
Rabu, 18 November 2020 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, petani bisa mendapat literasi keuangan, penggunaan teknologi tepat guna, hingga jaminan penyerapan hasil produksi oleh perusahaan pendamping (off-taker) yang berlangsung di bawah naungan koperasi.
"Skema ini dinilai telah berhasil diterapkan pada komoditas kelapa sawit, dan kini mulai diikuti oleh komoditas lainnya seperti cabai di wilayah Garut, Jawa Barat, " katanya. ( Baca juga:Prancis dan Jerman Desak AS Kembali ke Pendekatan Bersama Terhadap Iran )
Menurutnya, para petani yang telah mendapatkan pendampingan mampu meningkatan produktivitas sekitar 40% sampai 76% dan pendapatan sekitar 50%-200%, bergantung pada jenis komoditasnya.
"Kadin berharap konsep ini dapat diterapkan untuk jenis komoditas pangan lainnya. Dukungan pemerintah untuk menyepakati model bisnis yang paling sesuai bagi produk pangan unggulan sangatlah penting, agar skala keekonomisan pengembangannya dapat tercapai," tandasnya.
"Skema ini dinilai telah berhasil diterapkan pada komoditas kelapa sawit, dan kini mulai diikuti oleh komoditas lainnya seperti cabai di wilayah Garut, Jawa Barat, " katanya. ( Baca juga:Prancis dan Jerman Desak AS Kembali ke Pendekatan Bersama Terhadap Iran )
Menurutnya, para petani yang telah mendapatkan pendampingan mampu meningkatan produktivitas sekitar 40% sampai 76% dan pendapatan sekitar 50%-200%, bergantung pada jenis komoditasnya.
"Kadin berharap konsep ini dapat diterapkan untuk jenis komoditas pangan lainnya. Dukungan pemerintah untuk menyepakati model bisnis yang paling sesuai bagi produk pangan unggulan sangatlah penting, agar skala keekonomisan pengembangannya dapat tercapai," tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :