Nih Dia Penghambat Distribusi Vaksin di Indonesia

Rabu, 18 November 2020 - 17:15 WIB
loading...
Nih Dia Penghambat Distribusi...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Direktur Utama (Dirut) Bio Farma Honesti Basyir mengungkapkan hambatan dalam mendistribusikan vaksin di Indonesia. Salah satunya masalah data kesehatan yang tersebar di berbagai kementerian atau lembaga.

"Kita terkendala kepada beberapa data kesehatan yang tersebar di beberapa kementerian dan lembaga. BPJS memiliki data sendiri, Kementerian Kesehatan memiliki data sendiri, begitu pula Kementerian Sosial dan Kementerian Dalam Negeri. Kalau kita punya suatu wadah data, bisa membuat vaksinisasi (mudah) dilakukan," kata Honesti dalam rapat virtual, Rabu (18/11/2020). ( Baca juga:Bio Farma Pastikan Uji Klinis Sinovac di Brazil Dilanjutkan )

Sambung dia, pentingnya diciptakan pengintegrasian data kependudukan yang berkaitan dengan kesehatan. Hal itu amat membantu ketika Indonesia menghadapi pandemi Covid-19 .

"Kalau seandainya kita bisa memiliki satu bank data terhadap data kependudukan yang nanti diintegrasikan, ini sangat powerfull bagi Indonesia nantinya untuk mengatasi pandemi-pandemi berikutnya, karena kita sudah memiliki data tentang kondisi kesehatan penduduk dan juga yang tersebar di berbagai region atau provinsi," jelasnya.

Dia menekankan kepentingan yang lebih besar lagi bahwa penyempurnaan data kesehatan akan mendukung upaya pemerintah di bidang health security, alias jaminan kesehatan. ( Baca juga:Presiden Jokowi Targetkan Indonesia Punya 9 Juta Talenta Digital hingga 2035 )

"Ini merupakan satu usulan yang mungkin bisa jadi perhatian bersama, dan ini sangat menjamin nanti implementasi dari produk pemerintah, yaitu masalah health security,"tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Gunakan MT Gamkonora,...
Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Jaga Akses hingga Wilayah 3T
Komut Pertamina Pastikan...
Komut Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi Energi di NTT
Jaga Distribusi Energi,...
Jaga Distribusi Energi, Elnusa Petrofin Beri Apresiasi Awak Mobil Tangki
Solusi Logistik Modern:...
Solusi Logistik Modern: Kunci Sukses Bisnis Tekan Biaya dan Efisiensi Operasional
Inkoppas: Isu Kenaikan...
Inkoppas: Isu Kenaikan Harga Solar Berpotensi Ganggu Distribusi Bahan Pangan
Transformasi Digital...
Transformasi Digital Kesehatan di Indonesia Hadapi Tantangan Geografis
Radiofarmaka Pertama...
Radiofarmaka Pertama Buatan Dalam Negeri Resmi Didistribusikan
Rekomendasi
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Curhat Sering Dicueki Anak, Syuting Jadi Obat Kesepian
Berita Terkini
Perkuat Kontribusi ke...
Perkuat Kontribusi ke Pembangunan Sultra, Setoran Pajak CNI Paling Besar
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Percepat Program Prioritas...
Percepat Program Prioritas Ketahanan Pangan, KKP Dorong Kolaborasi Nasional
Inflasi Jakarta Terjaga...
Inflasi Jakarta Terjaga pada Level 0,41%, Terendah di Pulau Jawa
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved