Kembali Pulih, Penyaluran Kredit Diproyeksi Naik Double Digit di 2021
Rabu, 18 November 2020 - 19:06 WIB
loading...
A
A
A
(Baca Juga : Dukung Pengembangan UMKM, Bank Kalsel Gelontorkan Kredit Rp50 Miliar)
Adapun sektor-sektor lain yang mengalami keterpurukan pada tahun ini juga diprediksi bisa kembali mengalami kenaikan pada tahun depan. "Misalkan sektor pariwisata akan membaik dan bisa memacu ekonomi tahun depan," ucap dia.
Secara umum, lanjut Piter, kondisi perbankan masih sehat dan dalam kondisi yang stabil. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Agustus 2020 tetap tinggi yakni 23,39%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah yakni 3,22% (bruto) dan 1,14% (neto).
"Kondisi tahun ini cukup kuat, kita masih bisa menahan dan memanage agar sistem keuangan masih terjaga. NPL masih dibawah 5%. Untuk pemulihan ekonomi kita tidak hanya bergantung peran pemerintah. Perbankan yang stabil dan sehat juga dapat membantu peran swasta dalam penyaluran kredit," sebut dia.
Adapun sektor-sektor lain yang mengalami keterpurukan pada tahun ini juga diprediksi bisa kembali mengalami kenaikan pada tahun depan. "Misalkan sektor pariwisata akan membaik dan bisa memacu ekonomi tahun depan," ucap dia.
Secara umum, lanjut Piter, kondisi perbankan masih sehat dan dalam kondisi yang stabil. Rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) perbankan Agustus 2020 tetap tinggi yakni 23,39%, dan rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL) tetap rendah yakni 3,22% (bruto) dan 1,14% (neto).
"Kondisi tahun ini cukup kuat, kita masih bisa menahan dan memanage agar sistem keuangan masih terjaga. NPL masih dibawah 5%. Untuk pemulihan ekonomi kita tidak hanya bergantung peran pemerintah. Perbankan yang stabil dan sehat juga dapat membantu peran swasta dalam penyaluran kredit," sebut dia.
(her)
Lihat Juga :